Pendidikan

Pemprov Riau Konsen Wujudkan Pemerataan Pendidikan

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Plt Gubernur Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution mengatakan bahwa isu pendidikan merupakan isu utama dalam pembangunan manusia Indonesia yang unggul.

Demikian disampaikannya saat ramah tamah peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pengurus Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKSPTIS) se-Indonesia di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (17/11/2023) malam.

"Di mana pada tahun 2045 ditargetkan Rata-rata lama sekolah yaitu 12 tahun, angka partisipasi kasar perguruan tinggi sebesar 60 persen, dan angkatan kerja lulusan SMA sederajat dan perguruan tinggi sebesar 90 persen," katanya.

Ia menjelaskan bahwa, Presiden RI Joko Widodo telah meluncurkan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 di Djakarta Theater, Jakarta, pada tanggal 15 Juni 2023 yang lalu.

Presiden berpesan kepada seluruh anak bangsa, bahwa untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dibutuhkan dan sangat dibutuhkan, smart execusion. Untuk itu dibutuhkan smart leadership oleh strong leadership, yang berani dan pandai mencari solusi, dan yang punya nyali.

"Sejalan dengan itu sejak kepemimpinan kami Pemerintah Provinsi Riau konsen dalam pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang sama di Riau," jelas Plt Gubernur Riau.

Lanjutnya, Pemerintah Provinsi Riau memiliki Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sejak tahun 2020, sehingga siswa pada jenjang SMA/SMK/SLB Negeri dapat bersekolah gratis, pada Satuan Pendidikan Swasta dapat membantu meringankan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak mampu.

"Kemudian untuk menyediakan lulusan yang relevan dengan dunia usaha dan dunia industri, Pemerintah Provinsi Riau telah mengeluarkan peraturan Gubernur Riau tentang penguatan pendidikan dan pelatihan Vokasi melalui kemitraan dengan industri yang pertama di Indonesia," pungkasnya. (MC Riau)