Riau

Overkapasitas, Warga Lapas di Riau Tidur Bak Kelelawar

RIAULINK.com - Permasalahan overkapasitas seakan-akan tiada akhir. Satu rutan/LP bisa diisi delapan kali lipat dari kapasitas seharusnya. Alhasil, mereka tidur berdesak-desakan. Bahkan ada yang tidur bak kelelawar.

Seperti yang di kutip detikcom, Selasa (1/1/2019), tampak sarung bergelantungan di jeruji besi. Foto itu diambil di Rutan Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, Senin (31/12). 

Tampak sarung-sarung lusuh menggelayut diikatkan antar jeruji besi. Alhasil, mereka tidur bak kelelawar, dengan kaki menjuntai keluar sarung dan kepala menjulur sekedar mencari udara.

Sarung yang membentang itu digunakan para penghuni rutan untuk sekedar merenggangkan badan melepas penat dengan tidur sejenak. Sebab, di lantai sudah berjejal ratusan orang yang selonjor. 

Bahkan mereka tidak bisa meluruskan badan di lantai karena mereka saling berjejal berimpitan. Pilihannya: kaki ditekuk atau tiduran setengah duduk.

Berdasarkan data Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, kapasitas Rutan Bagansiapiapi adalah 98 orang. Tapi faktanya rutan ini dihuni 810 orang atau melebihi kapasitas hingga 836 persen.

Berikut ini daftar overkapasitas tertinggi di Indonesia:

1. Rutan Bagansiapiapi
Kapasitas 98 orang tapi dihuni 810 orang atau overkapasitas hingga 836 persen.
2. Rutan Takengon
Kapasitas 65 orang tapi dihuni 495 orang atau overkapasitas 685 persen.
3. Lapas Banjarmasin
Kapasitas 366 orang tapi dihuni 2.688 orang atau overkapasitas 664 persen.

4. Lapas Tarakan
Kapasitas 155 orang tapi dihuni 996 orang atau overkapasitas 650 persen.
5. Lapas Labuhan Ruku
Kapasitas 300 orang tapi dihuni 1.770 orang atau overkapasitas 640 persen