Ekonomi

Soal Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis, Ini Kata Pertamina

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Sudah beberapa hari ini terjadi kelangkaan BBM Jenis Pertalite dan Biosolar di Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Akibatnya warga di daerah penghasil minyak bumi tersebut harus mengantre panjang selama beberapa hari terakhir.

Terkait hal tersebut Susanto August Satria selaku Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengatakan saat ini pengiriman ke Pulau Bengkalis terhambat dikarenakan adanya penyesuaian jadwal Kapal Roro yang digunakan Mobil Tanki untuk berangkat ke Pulau Bengkalis. 

"Khusus pengiriman ke Pulau Bengkalis, Pertamina menggunakan dua moda transportasi yaitu darat dan air. Dimana pengiriman dilakukan dari Integrated Terminal Dumai menggunakan Mobil Tanki menuju Pelabuhan Pakning dan selanjutnya mobil tanki menumpang Kapal Roro hingga  Pulau Bengkalis," ujar August, Rabu (5/6/2023).

Ia mengatakan untuk mengatasi hal tersebut, yang telah dilakukan Pertamina adalah dengan meminta prioritas Kapal Roro yang digunakan untuk mobil tanki menyebrang dan menambah intensitas pengiriman BBM ke Bengkalis dari sebelumnya Pertalite 30 KL & Biosolar 15 KL  per hari menjadi Pertalite 45 & Biosolar 20 KL per hari selama 1 minggu kedepan.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus berkoordinasi dengan pemerintah dan stakeholder setempat agar kedepan pendistribusian BBM dapat berjalan dengan baik dan lancar," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, August memastikan untuk stok Pertalite dan Biosolar untuk Provinsi Riau dalam keadaan aman dan tersedia. 

"Kalau yang di Bengkalis itu memang disebabkan pengiriman terhambat dikarenakan adanya penyesuaian jadwal Kapal Roro yang digunakan Mobil Tanki untuk berangkat ke Pulau Bengkalis," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya hari Selasa (4/6/2023), sudah memasuki hari ketiga warga Pulau Bengkalis, Provinsi Riau antre untuk mendapatkan BBM Jenis Pertalite. Kelangkaan ini, membuat sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dikerumuni pengendara untuk mendapat Pertalite apabila BBM masuk.

Tidak hanya di SPBU yang kosong, hampir seluruh pedagang eceran juga mengalami kekosongan Pertalite.

Kondisi ini membuat masyarakat Bengkalis kesulitan mendapatkan Pertalite untuk mengisi kendaraan bermotornya. Seperti diungkap Didik warga Jangkang Bengkalis, yang merasakan kesulitan mencari Pertalite sejak pagi Minggu kemarin.

"Iya susah dapat minyak dari Minggu pagi kemarin. Saya turun ke Bengkalis pagi kemarin, pas kehabisan minyak di sekitaran Jalan Bantan Bengkalis biasanya banyak eceran yang buka, semalam satupun kosong," terang Didik.

Bahkan dirinya sampai ke sekitaran Desa Senggoro Bengkalis minyak kendaraannya betul-betul kering sehingga tidak dapat berjalan lagi.

"Kami pun meminta bantu kepada teman di Bengkalis untuk mencarikan," terangnya.

Saat dicarikan butuh waktu hampir satu setengah jam menunggu baru pihaknya mendapatkan minyak.

"Kami tanya teman kami mencarikan katanya jauh nyarinya. Sebagian besar eceran yang ada kosong semua," terangnya

Hal yang sama juga diungkap Dani, warga Bengkalis yang mengalami kesulitan mencari Pertalite. Menurut dia, pihaknya tadi berangkat ke kebun menggunakan sepeda motornya ke daerah Bantan.

"Sempat mau isi minyak di jalan tadi pas lihat ada kedai eceran yang buka tapi antreannya panjang. Pas antre sekitar sisa tiga motor di depan stok penjual malah habis," terangnya.