Metropolis

Warga Minta Kepastian Pemekaran Kelurahan Sei Geniut, Mawardi : Kita Tunggu Nomor Regristasi dari Kemdagri

Keterangan Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Mawardi.

DUMAI, RIAULINK.COM - Delapan RT dari Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan menemui Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Mawardi di ruang kerjanya, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur baru-baru ini.

Kedatangan mereka yang kala itu memakai baju batik dan berpeci itu dalam rangka mempertanyakan kepastian pemerintah mengenai pemekaran kelurahan yang ada di Basilam Baru.

Kelurahan yang dimaksud adalah Kelurahan Sei Geniut yang sudah diusulkan bahkan sudah diperdakan sejak 2008 silam. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah.

Kedatangan mereka diketuai Ujang Bagan alias Mohammad Syarif selaku Ketua RT 016 sekaligus menyerahkan surat permohonan yang ditandatangani delapan RT serta melampirkan berkas dokumen pendukung lainnya.

Pada penuturannya dengan adanya pelantikan pejabat pekan lalu oleh Wali Kota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah padahal mereka berharap usai dilantiknya lurah baru ini akan memperjuangkan wilayah pemekaran ini, namun ternyata tidak,"katanya.

Ia menilai pemerintah Dumai tak menganggap perjuangan mereka. Bahkan pihaknya tidak diperbolehkan untuk mencalonkan menjadi ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Basilam Baru.

"Dengan alasan takut terjadi perombakan bila Kelurahan Basilam Baru dimekarkan," ungkap Ujang.

Menjawab pertanyaan warga tersebut, Mawardi mengatakan jika pemekaran wilayah iti memang sudah lama direncanakan oleh pemerintah, bahkan kini telah disampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri).

Dikatakannya ada tiga kelurahan yang akan dimekarkan, dua si antaranya di Kecamatan Bukit Kapur yakni di Kelurahan Bagan Besar dan Kayu Kapur, satu lagi di Kecamatan Sungai Sembilan, yakni Kelurahan Basilam Baru.

Menurutnya, tujuan pemekaran ini demi mendorong percepatan pembangunan. Ia menambahkan jika pemekaran di Kelurahan Basilam Baru ini tinggal menunggu nomor register dari Kemdagri sebagaimana disampaikan Camat Sungai Sembilan, Tanwir.

"Namun kita tetap berupaya mendorong percepatan pemekaran di tiga kelurahan tersebut,"ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berjanji.

Sementara pemekaran di Kelurahan Basilam Baru sudah dianggarkan,  sedangkan untuk di dua kelurahan Kecamatan Bukit Kapur masih dalam proses menentukan dimana tempat kelurahannya.

“Saya akan menindaklanjuti proses pemekaran tiga kelurahan ini serta berkoordinasi dengan bagian hukum untuk melihat dokumen pendukung dan rencana kerjanya,"sebutnya.

Menurutnya jika ada keterlambatan, maka pihaknya akan bertanya dimana letak lambatnya. 

"Namun kalau masih jadwal kita tunggu waktunya, sebaliknya jika terlambat dari jadwalbyang ditentukan maka persoalannya akan kita desak sampaj temukan solusinya,"tutur pria yang kerap disapa Ustadz ini. (Kll)