Riau

Team Siaga Bencana Dit Samapta Polda Diterjunkan Ke Lokasi Bencana Longsor

ROKAN HULU, RIAULINK.COM - Polda Riau merespon cepat menangani bencana longsor di Rohul. Direktur Sabhara Kombes Pol Drs Zulkifli memberikan AAP kepada Team BARA (Bintara Remaja) Siaga Bencana Dit Samapta Polda Riau yang diterjunkan ke lokasi bencana longsor di Rohul dengan membawa perlengkapan kendaraan Rantis SAR dan dua ekor anjing K9 pada Kamis (6/12/2019). 

Tiba dilokasi, Team yang langsung bekerja menemukan fakta yang cukup mengejutkan dilokasi kejadian longsor di perbukitan di Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. 

Sebagaimana di jelaskan oleh Ipda Khairi, Komandan Team BARA (Bintara Remaja) Siaga Bencana Dit Samapta Polda Riau yang diturunkan ke lokasi musibah tanah longsor mengatakan, teamnya menemukan fakta yang sangat mengejutkan di lokasi kejadian. 

"Kami menemukan rumah dan perabotan rumah korban terseret sejauh 150 meter dari lokasi awal," ujarnya.

Lokasi kejadian cukup berat medannya.  Kejadian ini bermula pada senin pagi (2/12/2019) lalu, dua orang korban yang bernama Elipati Zebua dan anaknya Tabezhisoki Zebua berangkat ke kebunnya di Desa Rokan Koto Ruang kecamatan Rokan IV Koto bersama dua saudara Tabezhisoki Zebua  yang lain yakni Feri Zebua dan Febrian Zebua. 

Pukul 09.00 WIB, Tabezhisoki menelepon istrinya yang berada di rumah Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo, mengatakan bahwa mereka sudah sampai dirumah ladang. 

Menjelang sore, Feri Zebua dan Febrian Zebua pulang menuju Desa Teluk Aur Kecamatan Rambah samo membawa hasil buruan. Tinggallah di rumah kebun itu dua orang korban bernama Elipati Zebua dan Tabezhisoki Zebua. 

"Kami perkirakan rumah korban yang memang terletak di bawah lembah dengan kedalaman sekitar 150 meter sudah terseret oleh longsoran tanah, air bah dan juga kayu kayu yang ikut dihanyutkan sejauh sekitar seratus lima puluh meter Dari lokasi semula," ujar Khairi. 

Dilokasi kejadian Team BARA Siaga Bencana Dit Samapta Polda Riau menemukan perangkat rumah seperti piring dan perabotan yang sudah terseret dan berantakan dilokasi kejadian.

"Kita mengerahkan dua ekor anjing pelacak kita untuk mencari kedua korban," kata Khairi. Hingga saat ini Team K9 (Anjing Pelacak) dan Team Team BARA Siaga Bencana Dit Samapta Polda Riau masih berada dilokasi untuk mencoba mencari keberadaan dua korban yang masih hilang. (Wan)