Peristiwa

Ikuti Google Map, Ojek Online di Pekanbaru Ini Terperangkap di Lumpur

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Malang tak dapat di tolak, mujur tak dapat diraih, inilah ungkapan yang cocok buat driver ojek online, Andriko yang sudah 9 bulan bergabung dengan perusahaan online di Indonesia, tepatnya di Pekanbaru.

Driver gojek ini mendapat telpon orderan go send dari konsumen pada Senin (2/12/2019) pukul 21.30 WIB, dan menjemput barang nya di Jalan Pahlawan Damai Langgeng, Sidomulyo Timur, yang akan diantar ke daerah Kulim lewat jalan Pesantren sambil menggunakan aplikasi Google Map. 

Namun pada saat tiba di lokasi yang akan dituju, jalan berlumpur dan motor terjebak, sedangkan di daerah tersebut, Andriko masih asing dan keadaan pun gelap gulita, akhirnya pesanan pun tidak sampai ke konsumen, maka Andriko menelpon koordinator gojek wilayah Pekanbaru untuk meminta bantuan tim SAR. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru mendapat informasi, bahwa terjadi kondisi membahayakan manusia orang terjebak lumpur di Kelurahan Kulim kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Basarnas Pekanbaru menuju lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan. Saat tim tiba di lokasi kejadian di Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya langsung melakukan evakuasi pertolongan pada korban.

"Saya hanya mengikuti petunjuk google map kemana arahnya, tiba - tiba menuju jalan yang berlumpur dan saya lalui saja, kirain nggak dalam, rupanya dalam dan motor saya gak bisa jalan, dan saya pun panik, karena tempat tersebut gelap gulita dan saat itu dalam keadaan gerimis, pertama tama yang saya lakukan telpon gojek jakarta yaitu CS nya dan saya diarahkan agar tidak panik, selanjutnya saya telpon koordinator gojek Pekanbaru, alhamdulillah di respons, akhirnya beliau menelpon Tim Basarnas untuk meminta bantuan," terang Andriko.

"Saya masih trauma bang, ya beginilah resiko menjadi seorang driver gojek, terima kasih banyak atas bantuannya ya bang," kata Andriko kepada tim Basarnas. (WAN)