Sosbud

Zulaikhah: DWP Ajarkan Kesederhanaan dan Kebersamaan

INHIL, RIAULINK.COM - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Seminar Perempuan dalam rangka HUT ke-20 DWP Kabupaten Inhil Tahun 2019, Senin (2/12/2019).

Bersama Narasumber Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Halomoan BS SpPD FINASIM dan Ahli Gizi Erna Dewi SGz, seminar mengangkat tema 'Gaya Hidup Sehat, Masa Tua Bahagia.'

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Gedung Wanita, Jalan Sungai Beringin Nomor 01 A Tembilahan ini dibuka oleh Ketua TP-PKK Inhil, Hj Zulaikhah Wardan SSos ME selaku Penasehat DWP Kabupaten Inhil.

Turut hadir pada momen itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Inhil, Wakil Ketua TP-PKK Inhil Anita Pramawati Syamsuddin, Ketua DWP Inhil Hj Sy Rohana Said Syarifuddin SPd, serta Anggota DWP Inhil.

Dalam sambutannya, Zulaikhah menjelaskan sekilas tentang sejarah tentang DWP. Dikatakan Zulaikhah bahwa pada awal terbentuk organisasi ini hanya bernama Dharma Wanita, namun sejak registrasi berubah menjadi Dharma Wanita Persatuan.

"Saya juga dulu aktif di Dharma Wanita
Ada aturan kalau kita berpakaian seragam DWP ini kita tidak boleh memakai perhiasan. Ini untuk kesederhanaan dan kebersamaan, agar tidak ada yang menonjol," tutur Zulaikhah.

Diungkapkan pula olehnya bahwa dulu Ketua DWP adalah Istri Bupati yang menjabat. Artinya, Ketua TP-PKK Kabupaten sekaligus merangkap sebagai Ketua DWP. Namun sekarang, Ketua DWP adalah Istri Sekda, karena anggota DWP adalah Istri ASN.

"Kalau dulu Ketua TP-PKK sekalian Ketua DWPnya, tapi sekarang sudah ada pembagian tugas. Ketua TP-PKK tidak sama dengan Ketua DWP," kata Ibunda Negeri Seribu Parit ini.

Zulaikhah bersyukur DWP Kabupaten Inhil masih aktif melaksanakan kegiatan. Ia berpesan agar para peserta seminar dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

"Banyak manfaatnya untuk kita seminar ini. Kesehatan yang masih kita butuhkan dengan kegiatan-kegiatan olahraga. Kalau dulu kita sering main voli di Halaman Kantor Bupati, tapi sekarang tidak ada lagi. Mungkin sekarang Ibu-ibu sibuk dengan gadgetnya, dengan medsos. Gunakan gadget Ibu dengan bijak, jangan sembarang-sembarang share yang tidak jelas, nanti kita kena UU ITE," urainya.

Wanita yang selalu tampil anggun bersahaja ini berharap agar DWP aktif menggerakkan kegiatan olahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik.

"Kemarin saya diundang oleh Bhayangkari, mereka mengadakan pertandingan voli. Saya pikir itu kegiatan yang baik sekali. Selain menjaga kesehatan kita juga bisa mempererat silaturahmi. Kalau kita sakit bagaimana Bu, tidak ada yang mengurus rumah dan keluarga. Jadi menjaga kesehatan itu penting, karena Ibu-ibu adalah tiang dalam rumah tangga," pungkasnya.