Metropolis

Wako Dumai Berjanji Akan Gelar Rakor Bahas Keberadaan Gelper

Keterangan foto : Wali Kota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah foto bersama dengan Ketua DPC FPI Kota Dumai, Azwar Djas dan pengurus FPI lainnya

DUMAI, RIAULINK.COM - Sebagaimana musyawarah daerah yang digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Pembela Islam Provinsi Riau beberapa waktu lalu di Pekanbaru, akan membersihkan bumi Melayu dari tindakan maksiat.

Seperti hadirnya gelandang permainan (gelper) dan tempat hiburan malam, FPI berjanji akan mencegah dan meminta kepala daerah untuk melakukan tindakan pengawasan dan penertiban.

Sebagaimana yang dilakukan sejumlah pengurus DPC FPI Kota Dumai saat menyambangi kediaman Wali Kota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah belum lama ini terkait kian menjamurnya gelper yang berada di wilayah jantung kota ini.

"Pasalnya keberedaan gelper tersebut diisukan terindakasi judi yang lebih banyak mudaratnya (merugikan) ketimbang kemashalatan (manfaat) bagi manusia,"hal ini disampaikan Ketua DPC FPI Dumai, Azwar Djas kepada riaulink.com melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (22/10/2019).

Ia juga meminta agar Wako Dumai juga segera mencabut izin keberadaan gelper-gelper tersebut.

"Selain merusak akidah juga meresahkan masyarakat banyak,"ungkap dia.

Apalagi berdasarkan keterangan dari Wako Dumai,  Azwar mengungkapkan pendapatan asli daerah (PAD) yang berhasil diserap oleh Pemerintah Kota Dumai hanyalah Rp100 juta selama tahun 2019 ini.

"Terkadang agak membingungkan hanya 100 juta PAD yang bisa diserap, padahal gelper di Dumai tumbuh subur, jadi kalau begitu tidak ada gunanya juga gelper terus tumbuh dan berkembang di kota kita ini (Dumai),"ungkap dia singkat.

Terkait perihal itu, Wako Dumai Zul As sapaan akrabnya kepada media ini berjanji
akan segera melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait membahas keberadaan gelper tersebut.

“Terima kasih atas gejolak sosial yang disampaikan kawan-kawan FPI dan saya berjanji akan segera rapat kordinasi dengan jajaran terkait membahas persoalan ini,” cetusnya.(Kll)