Metropolis

Massa Gelar Demo di Kantor PUPR Minta Syahminan Dicopot

Keterangan foto : saat Kurnia berorasi di depan kantor Dinas PUPR Dumai.

DUMAI, RIAULINK.COM - Massa Gerakan Masyarakat Pejuang Marwah (GMPM) Kota Dumai menggelar demonstrasi di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Dumai, Rabu (2/10/2019) di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Dumai Timur.

Dalam aksinya, massa yang dipimpin oleh Kurnia selaku Koordinator GMPM menyampaikan lima poin pernyataan sikap yang ditujukan kepada Wali Kota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah dan Wakil Wali Kota Dumai, Eko Suhardjo di antaranya, 
meminta kepada pemimpin Kota Dumai untuk menonjolkan atau memberhentikan Eng Mohammad Syahminan selaku Kepala Dinas PUPR Kota Dumai karena dinilai gagal mengatasi banjir.

Kedua, permintaan serupa pun mereka serukan karena Syahminan dinilai gagal mengatasi percepatan air bersih bagi masyarakat yang dijuluki kota pelabuhan ini.

Selanjutnya yang ketiga, Kurnia berteriak jika Syahminan juga dianggap gagal dalam pemerataan pembangunan Dumai.

Lalu keempat Kurnia meminta hal serupa karena Syahminan jarang berada di Kota Dumai.

Untuk itu yang kelima, massa GMPM meminta kepada kedua pemimpin Kota Dumai ini selama satu minggu atau rujuk kali dua puluh empat jam untuk memutuskan keputusan tersebut.

"Apabila tidak diindahkan maka kami akan turun aksi lagi dengan massa yang lebih banyak,"sebut Kurnia bernada ancaman.

Dari pantauan riaulink.com, usai mereka menyuarakan poin yang dibuat secara tertulis, selanjutnya massa tersebut menyerahkan surat pernyataan sikap tersebut ke Zulkarnaen selaku Sekretaris Dinas PUPR Kota Dumai.

Aksi yang berlangsung tertib itu mendapat pengawalan dari aparat polisi. Usai menyampaikan aspirasi serta pernyataan sikap, massa membubarkan diri dengan tertib untuk selanjutnya menuju kediaman Walikota Zul As dan Wawako Eko. (Kll)