Peristiwa

Dua Ekor Harimau Sumatera di Inhil Kembali Berkeliaran

Ilustrasi.int

INHIL, RIAULINK.COM - Dua ekor harimau Sumatera beberapa hari belakangan ini menampakan diri di pemukiman warga Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Akibatnya murid sekolah dasar yang ada di Sinar Danau diliburkan, serta masyarakat sekitar lumpuh dalam melakukan aktivitas.

Diketahui harimau Sumatera tersebut pernah muncul sejak beberapa tahun terakhir dan menewaskan korban saat bekerja di kebun. Kini kembali menampakkan diri, pada Minggu (29/9/2019). Harimau tersebut menampakan diri di dekat rumah warga yang bernama Mus. Dan Senin (30/9) kembali menampakan diri di sekitaran danau dekat rumah salah satu guru sekolah dasar.

Kepala Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Rayo Ridho saat dikonfirmasi awak media, Selasa (1/10/2019) melalui sambungan seluler mengatakan ia dan warga sekitar merasa binggung kenapa harimau Sumatera tersebut berkeliaran di pemukiman warga.

"Dengan terpaksa murid sekolah dasar diliburkan. Kami sudah surati Bupati, Dandim dan Kapolres untuk segera menangkap harimau tersebut, agar dievakuasi karena sudah meresahkan masyarakat," kata Rayo Ridho.

Dikatakannya, di desa tersebut sudah memakan lima korban, terhitung dari tahun 2016 sampai 2019 ini.

"Saat ini pihak BKSD Provinsi Riau sudah turun ke lokasi, tetapi belum ada titik terang tentang evakuasi harimau tersebut. Apakah ditembak atau dipasang prangkap," ungkapnya.

Kemudian sebut Ridho, evekuasi sangat mudah, karena memasang CCTV untuk mengetahui titik keberadaan harimau tersebut. Dan ia menyebutkan bahwa masalah ini bukan lagi jadi sorotan daerah, tapi dokter hewan dan peneliti hewan dari luar negeri sudah datang di desa tersebut.

Dia berharap secepat mungkin baik pihak Pemerintah Kabupaten Inhil bahkan Provinsi Riau untuk mengatasi masalah ini dan bagaimana tindak lanjutnya apakah dievaksuasi atau lainnya.

"Saat ini perekonomian di sini lumpuh, karena takutnya warga untuk beraktivitas di luar rumah. Untuk saat ini kami selalu ronda bergilir, tetapi pihak kepolisian dan lainnya belum menemani kami ronda," tutupnya.