Peristiwa

Murid TK Bawa Granat, Sekolah Panik Panggil Penjinak Bom

RIAULINK.COM - Taman kanak-kanak di kota Kristianstad, Swedia dibuat panik setelah seorang bocah membawa granat ke sekolah.

Dikutip dari AFP, bocah tersebut menemukan granat itu di lapangan tembak militer Rinkaby, pada Selasa (11/9).

Kepolisian mengungkapkan granat tersebut dibawa oleh murid itu ke sekolah untuk dipamerkan kepada teman-temannya karena benda tersebut dianggap keren.

Dikutip dari CNN, setelah menemukan bahan peledak itu, pegawai di TK tersebut langsung menghubungi kepolisian setempat. Dia lapor polisi pada sore hari usai anak-anak pulang sekolah.

Berdasarkan hasil pengamatan, polisi menganggap benda tersebut sebagai "sesuatu yang mirip dengan peluru namun lebih besar." Polisi menyatakan benda itu berbahaya.

Mereka langsung mensterilkan lokasi dan memanggil tim penjinak bom.

"Benda tersebut sangat berbahaya. Jika meledak ketika banyak anak-anak di sekitarnya, dampaknya akan sangat buruk," kata Thomas Sodenberg, anggota polisi yang bertugas saat itu.

Berdasarkan investigasi kepolisian diketahui bom tersebut telah disimpan selama beberapa waktu.

Sodenberg menyatakan orangtua anak tersebut tidak mengetahui anaknya menyimpan granat.

"Ketika saya tahu hal itu, orangtuanya tidak tahu bahwa anaknya telah menyimpan granat di rumah. Ini tidak baik dan menurut saya orangtua itu harus berbicara dengan anaknya," ujar dia.

Polisi kemudian mengonfirmasi kasus tersebut telah ditutup dan penyelidikannya dihentikan.

Kasus penemuan granat oleh anak-anak ini bukanlah hal yang pertama. Sodenberg mengungkapkan beberapa pekan lalu ada seorang murid sekolah dasar membawa granat ke kelas setelah menemukannya di lapangan.

"Dia meletakkannya di atas meja ping-pong. Seorang pegawai yang melihatnya hampir mengalami serangan jantung," ujarnya.