Metropolis

Masih Ada Pejabat di Kuansing 'Kangkangi' Instruksi Bupati

Keterangan Foto : Kabid aset , Hasvirta Indra saat berada di lokasi pengumpulan mobdin

KUANSING, RIAULINK. COM - Sampai pukul 10.00 WIB, Jumat (5/8/2019) mobil dinas (mobdin) baru terkumpul sebanyak 55 unit dari total mobdin yang wajib dikembalikan sebanyak 107 unit. Padahal instruksi Bupati Kuansing 1 x 24 jam seluruh mobil dinas harus berada di halaman rumah dinas Bupati Kuansing Sungai Jering Teluk Kuantan.

Pantauan awak media di lapangan di lokasi titik pengumpulan mobdin, beberapa orang staf bagian aset daerah, terdengar banyak menerima telepon dari para ASN yang belum mengantarkan mobil dinas nya. Sekilas kami mendengar pembicaraannya meminta  penangguhan waktu pengembalian  mobdisnya, dengan berbagai alasan, ada yang beralasan mobil tidak bisa hidup, karena kondisi accu rusak, ada juga yang beralasan mobil sedang dipakai untuk keperluan dinas.

Terkait hal itu awak media mengkonfirmasi  kepada Kepala BPKAD Hendra AP, M.Si., melalui Kabid Aset Hasvirta Indra melalui sambungan telepon.

Dikatakannya, bagi ASN yang belum mengantarkan mobil dinas dalam waktu 1x 24 jam, berarti termasuk ASN yang membandel. "Kami selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas terkait penataan aset akan melaksanakan petunjuk dan instruksi pimpinan," jelasnya.

"Jika dalam 1x 24 jam mobil dinas tersebut belum di serahkan, mulai siang ini, kami lakukan penjemputan. Kita bekerja sesuai aturan dan perintah Pimpinan," katanya.

Untuk itu, Verte panggilan akrab Kabid Aset ini meminta kepada seluruh ASN yang masih belum mengembalikan mobdin nya, dapat segera menyerahkan ke panitia penerimaan di halaman rumah dinas Bupati Kuansing secepatnya. (si)