Ekonomi

BUMD Dumai Optimis Mampu Serap PAD Rp500 Juta

DUMAI, RIAULINK.COM- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) Kota Dumai optomis pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2019 mencapai target sebesar 500 juta rupiah.

PAD yang dikutip berdasarkan pass masuk bagi penumpang domestik dan roll on roll off (RoRo) di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan.

"Optimis PAD ini dibahas melalui RUPS (rapat umum pemilik saham),"ucap Nurul Amin selaku Direktur BUMD PDB Kota Dumai kepada riaulink, di ruang kerjanya belum lama ini.

Angka sebesar 500 juta rupiah ini berdasarkan data dan pengaeasan jumlah penumpang khususnya selama Idul Fitri kemarin. Lonjakan penumpang terjadi pada H-7 sebelum lebaran dan H+7 sesudah lebaran.

Terutama bagi pengendara roda dua, jumlah kenaikan hingga mencapai 40 persen dari hari biasa."Sedangkan pengendara roda empat dan roda  enam mencapai 10 persen lonjakan," tuturnya.

Menurut dia, dalam satu hari, pihaknya bisa melayani jasa penyeberangan RoRo Dumai-Rupat Kabupaten Bengkalis dua kapal

Selain target PAD juga dilakukan peningkatan fasilitas pelabuhan agar penumpang aman, nyaman dan menjadikan pelayanan terbaik untuk pelabuhan pertama yang dikelola lansung oleh BUMD.

"Khususnya untuk pengendara sepeda motor yang mencapai 40 persen dari hari biasa dan 10 persen untuk roda empat dan enam," ungkapnya.

Sedangkan untuk hari biasa saja, pengendara yang menggunakan jasa RoRo, ditotalkan mencapai 800, 500 sampai 600 bagi pengguna sepeda motor.

"Untuk pengguna roda empat dan roda enam bisa 100 kendaraan. Dan di hari libur 130 sampai 140 mobil," terangnya merinci.

Lanjutnya, selain target PAD, pihaknya juga melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas pelabuhan agar penumpang aman, nyaman dan menjadikan pelayanan terbaik untuk pelabuhan pertama yang dikelola oleh BUMD.

"Karena kami juga tidak berani mengambil risiko jika harus mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang ada. Apalagi menghadapi penumpang-penumpang nakal yang maksa naik ke kapal. Makanya kita selalu berkoordinasi dengan pihak terkait," tutupnya.(kll)