Hukrim

Monitoring Program Jaga Desa, Kajari Siak Berikan Pemahaman Hukum dalam Mengelola Anggaran 

SIAK, RIAULINK.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak kembali menggelar sosialisasi program Jaga Desa di wilayah Kabupaten Siak, kali ini dilaksakan di Kampung Merempan Hulu, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau, Rabu 23 November 2022 pagi.

Tim monitoring Jaga Desa itu di pimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Dharmabella Tymbasz SH, MH, yang tampak hadir bersama Kasi Intelijen, Saldi SH dan Pranata Humas Pratama Kejari Siak Wan Zamrud beserta anggota Intel kejari Siak, serta perwakilan Bagian Hukum Setdakab Siak.

Kedatangan tim monitoring program Jaga Desa itu disambut langsung oleh Camat Siak Andi Putra, STTP, MSi beserta jajaran pemerintah Kecamatan Siak, penghulu se Kecamatan Siak beserta jajaran dan pendamping desa.

Dalam Kesempatan itu, Kajari Siak memaparkan pentingnya pemahaman dalam pengelolaan anggaran, baik itu anggaran yang bersumber dari APBN maupun APBD, serta pertanggung jawaban penggunaan anggaran yang sesuai dengan jutlak dan juknisnya.

"Kehadiran kita disini bukan untuk mencari-cari kesalahan, akan tetapi kita mendengarkan langsung apa-apa saja kendala dan kesulitan para kepala desa atau penghulu dalam mengelola anggaran," ungkapnya saat memberikan pemaparan terhadap penghulu se Kecamatan Siak itu.

Orang nomor satu di Korp Adhyaksa wilayah hukum Kabupaten Siak itu juga menjelaskan, program jaga desa itu merupakan upaya dalam mengoptimalkan pencegahan penyalahgunaan dalam pengelolaan dana desa. Sehingga dengan adanya silahturahmi dan monitoring Jaga Desa tersebut, dapat di ketahui bersama sejauh mana program desa telah dilaksanakan dan kendala apa saja yang menghambat realisasi program yang menggunakan anggaran.

"Bapak-bapak jangan pernah takut untuk bertanya, bertanya itu tidak sulit, makanya kami hadir dan menggandeng bagian hukum pemkab Siak untuk bersama-sama turun langsung, tujuannya supaya semua pelaksanaan yang menggunakan anggaran berjalan lancar tanpa ada yang tersandung hukum," paparnya.

Kejari Siak itu juga berpesan kepada seluruh penghulu kampung di Kecamatan Siak, agar selalu bertanya kepada yang lebih memahami, agar tidak ada kesahalan dalam pengelolaan anggaran.

"Bapak-bapak dipilih masyarakat sebagai pelayan masyarakat, jangan pernah lukai hati masyarakat. Maksimalkanlah penggunaan anggaran, jangan pernah takut salah, jika ragu bertanyalah. Tentunya dengan mengikuti juklak dan juknis yang ada, yang sesuai dengan prosedur, insyaallah tidak akan ada yang terbentur hukum," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, camat Siak Andi Putra STTP, MSi mengucapkan terima kasih kepada tim Jaga Desa dari Kejari Siak, yang terus melakukan pembinaan serta pemahaman terhadap penghulu dalam penggunaan anggaran.

"Terima kasih banyak pak Kejari yang terus gencar melakukan sosialisasi dan pemahaman hukum kepada pemangku kebijakan di tingkat kampung. Program ini sangat bermanfaat, agar semua program yang menggunakan anggaran dapat berjalan dengan baik dan transparan, semoga kegiatan ini terus berjalan sehingga tidak ada kendala lagi dalam pengembangan daerah terutama masing-masing Kampung," sebutnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Penghulu Kampung Buantan Besar, Suwanto yang juga merupakan Ketua Apdesi Kecamatan Siak, ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program jaga Desa yang ditaja Kejari Siak bersama bagian hukum Setdakab Siak tersebut.

"Kami dari masyarakat biasa, tentunya saat diberikan mandat sebagai penghulu ini masih banyak hal-hal yang kami kurang pahami, dengan adanya program ini berbagai kendala dalam mengelola anggaran Alhamdulillah bisa segera kami atasi," ungkapnya.

Pimpinan Abdesi Kecamatan Siak itu juga mengatakan, pembinaan serta pemahaman yang diberikan oleh tim jaga desa tersebut diharapkan dapat berjalan berkesinambungan. Sehingga setiap adanya kendala di masing-masing Kampung terkait anggaran dapat segera teratasi tanpa terbentur hukum.

"Mudah-mudahan program ini terus dilakukan, sehingga kami dapat secara langsung bertanya dan diberikan pemahaman oleh tim jaga desa agar tidak ada kesalahan kami dalam mengelola keuangan negara ini," harapnya.

Kegiatan itu tampak berlangsung harmonis dan penuh kekeluargaan. Canda gurau pun tampak menghiasi sosialisasi Jaga Desa di Kampung Merempan Hulu itu, dan akhiri dengan makan siang bersama di bawah tenda berwarna biru yang telah disiapkan.