Ekonomi

DPMD Rohil Gelar Pelatihan Peningkatan Manejemen BUMDes

ROHIL, RIAULINK.COM - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rokan Hilir laksanakan kegiatan pelatihan peningkatan manajemen BUMDes se Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan itu digelar di Grand Hotel BaganSiapiapi, Kecamatan Bangko kabupaten Rokan Hilir, Rabu (23/11/2022).

Turut hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut yaitu, Sebagai Pembina Pelatihan Peningkatan Manejemen BUMDdesa Kepala Dinas PMD Rohil Yandra, SIP Msi, Direktur, Bendahara, Sekretaris dan Kepala Unit, tenaga ahli pendamping Desa, Jufrizal dan panitia acara kegiatan BUMDesa, Tengku Harmaeni.

Kepala Dinas PMD Rohil Yandra SIP, MSi dalam paparanya menjelaskan, Kegiatan ini di selenggarakan untuk Pelatihan Peningkatan Kapasitas Manejemen BUMDesa se Kabupaten Rohil.

"DPMD memfasilitasi peningkatan kapasitas desa, untuk mewujudkan replikasi atau adopsi kegiatan inovasi desa dan juga meningkatkan kapasitas kelembagaan Pengurus BUMDes Mart dalam rangka pemenuhan kebutuhan layanan sosial dasar masyarakat desa. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah, tanya jawab dan metode diskusi," kata Kadis PMD Rohil.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang ada di pedesaan.

BUMDes juga bisa berperan sebagai pengelola keuangan inklusif seperti usaha simpan pinjam, yang bila dikelola dengan baik, Bisa juga meningkatkan pendapatan yang cukup baik.

"BUMDes bisa menjadi sarana pembayaran maupun pembiayaan, seperti pembayaran air, listrik dan lain-lainnya," ulasnya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa Secara garis besar, BUMDes memiliki dua manfaat, yaitu komersil dan pelayanan publik.

"Sehingga dengan terbentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan desa bisa lebih mandiri dengan memajukan unit-unit usaha lainnya dalam wadah BUMDes," lanjutnya.

Perserta Pelatihan Manajemen adalah sebuah proses untuk mengatur sesuatu yang dilakukan oleh sekelompok orang atau organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut, dengan cara bekerjasama memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki.

"Berdasarkan hasil pelatihan menunjukkan bahwa, para peserta sudah mampu melakukan manajemen dan pengelolaan terhadap unit-unit usaha yang ada di Desa masing-masing, ini terlihat dari pendampingan yang dilakukan oleh narasumber," pungkasnya.