Riau

LAMR Dumai Gelar Pelatihan dan Pendidikan Naker 

Keterangan foto : foto bersama 35 peserta pelatihan dan pendidikan naker dengan Ketum MKA LAMR Kota Dumai, Datuk Seri Marjohan Yusuf dan Kepala Disnakertrans Riau, DR Imron Rasyidi

DUMAI, RIAULINK.COM - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), melaksanakan pelatihan dan pendidikan tenaga kerja (naker) terhadap utusan pemuda dari sejumlah kelompok adat dan daerah di kabupaten dan kota di Provinsi Riau, Minggu (20/11/2022).

Sebanyak 35 orang peserta yang berasal utusan Suku Sakai, Kecamatan Bonai Darussalam Kabupaten Rokan Hulu, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru dan Kota Dumai.

Dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri HR  Marjohan Yusuf, kegiatan ini mendatangkan nara sumber Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Riau Dr Imron Rasyidi. 

Ketum MKA Datuk Seri Marjohan berharap agar pelatihan itu menjadi titik awal dari sinergitas antara LAMR dengan dunia usaha. 

"LAMR tetap berusaha menjembati anak-kemanakan dengan dunia usaha,"katanya. 

Untuk itu dia berharap, peserta kegiatan dapat mengembangkan informasi yang diperoleh kepada kawan-kawan lain. 

"Melalui program ini kita berharap pelatihan dan pendidikan ketenagakerjaan ini dapat bersinergitas antara LAMR dengan perusahaan yang ada di Riau,"pesan dia.

Di kesempatan yang sama, Ketum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil menjelaskan, pelatihan itu membuktikan bahwa LAMR tidak berbisnis , tetapi tidak buta terhadap ekonomi. 

"Namun LAMR tetap berusaha menjembati anak-kemanakan dengan dunia usaha,"katanya. 

Menurut, Ketua Panitia Datuk Rahmad Haidir, kepada peserta  diajarkan untuk membuat lamaran yang bagus dan benar, agar perusahan yang membuka lowongan pekerjaan dapat menerima dengan posisi yang di buka.

"Kegiatan pelatihan ini kita fokuskan terlebih dahulu ke anak kemanakan kita yang berada di wilayah tujuh Blok Rokan, yang terdiri dari Kabupaten Rokan Hilir, Kampar, Rohul, Siak, Bengkalis, Dumai dan Pekanbaru," ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini tidak saja mengajarkan anak kemanakan membuat sebuah lamaran, melainkan juga mengajarkan kepada mereka agar percaya diri untuk interview di sebuah perusahan yang membuka lowongan pekerjaan.

"Mereka itu mempunyai potensi untuk bekerja di perusahan wilayah mereka tinggal, ketimbang perusahan mengambil tenaga kerja dari luar provinsi Riau. Oleh karena itu, dengan adanya pelatihan hari ini kita menginginkan agar mereka lebih percaya diri di waktu interview nanti,"tutup Datuk Rahmad.