Hukrim

Terbukti Korupsi, Kades Air Putih Inhu Resmi Jadi Terpidana dan Cuma Divonis Segini..

Terdakwa Tursiwan

INHU, RIAULINK.COM - Status Tursiwan, Kepala Desa Air Putih, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau yang sebelumnya sebagai tersangka dan terdakwa, resmi menjadi terpidana.

Tursiwan dinyatakan terbukti bersalah secara sah oleh majelis hakim Tipikor Pekanbaru karena telah melanggar Pasal 2 ayat 1, jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Peningkatan atau peralihan status Tursiwan, dari terdakwa menjadi terpidana tersebut, berdasarkan vonis majelis hakim pada, Jumat (21/1/2022).

Dimana, dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan itu, Tursiwan dihukum dengan pidana penjara selama 4 tahun, denda Rp200 juta rupiah, subsider 2 bulan penjara. 

Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Inhu yang menuntut Tursiwan selama 5 tahun penjara.

Selain itu, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman terhadap Tursiwan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar, Rp275 juta, subsider 4 bulan penjara.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut, dihadiri langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Inhu, Eliksander Siagian.

"Benar, terdakwa Tursiwan telah divonis oleh majelis hakim Tipikor Pekanbaru dalam perkara korupsi dana desa yang tertuang dalam APBDes Desa Air Putih Ta. 2019. Terdakwa divonis selama 4 tahun penjara," kata Kajari Inhu, Furqon Syah Lubis melalui Kasi Intelijen, Arico Novi Saputra.

Ketika dikonfirmasi terkait vonis majelis hakim, Arico menyatakan bahwa pihaknya masih pikir-pikir dalam 7 hari kedepan. Begitu juga dengan pihak terdakwa Tursiwan.

"Kita masih pikir-pikir atas putusan itu. Jika ada upaya hukum lain yang ditempuh, nanti akan kita sampaikan," singkat Arico.

Sebagai mana diberitakan sebelumnya, Kades Air Putih, Kecamatan Lubuk Batu Jaya itu, dituntut JPU Kejari Inhu selama 5 tahun penjara, atas perbuatan dirinya yang diduga melakukan tindak pidana korupsi APBDes tahun 2019 sebesar Rp410.453.730. (**)

Penulis: Jefri Hadi.