Hukrim

Pelaku Pencuri Handphone Warga Tebingtinggi Barat Akhirnya Ditangkap

MERANTI, RIAULINK.COM - Sy yang merupakan seorang warga desa Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau ditangkap Polisi. Terduga pelaku ditangkap lantaran ketahuan mencuri satu unit Handphone.

Pengungkapan kasus ini dibenarkan oleh Kapolres Meranti AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres Meranti IPTU Tony Prawira STrK SIK kepada Riaulink.com, Sabtu (15/01/2022) siang.

Dijelaskan IPTU Tony kalau terduga pelaku merupakan warga Alai dan saat ini sudah berada di Mapolres Meranti.

Berdasarkan kronologis singkat yang diberikan Kasat Reskrim kepada Riaulink.com, yang mana pada hari Rabu tanggal 29 Desember 2021 sekira pukul 23.00 WIB telah datang seorang perempuan yang bernama Suryati untuk melaporkan peristiwa dugaan Tindak pidana Pencucian.

"TKP di jalan Sentosa, Desa Maini Darul Aman Kecamatan Tebingtinggi Barat. Dan kejadiannya pada Jum'at 17 Desember 2021 sekira Pukul 02.00 WIB," ujar Tony.

Selain itu, Wanita berumur 41 tahun ini (Korban) pada Kamis 16 Desember 2021, menginap di rumah Rosniar dikarenakan sebelumnya mengikuti acara kenduri di rumah Rosniar tersebut.

Keesokan harinya, Jum’at tanggal 17 Desember 2021 sekira pukul 06.00 WIB pada saat pelapor bangun tidur, pelapor melihat Handphone miliknya yang terletak di ruang tamu sudah tidak ada di tempatnya. 

"Korban mencoba untuk mencari Handphone tersebut di setiap sudut rumah, tapi tetap tidak menemukan Handphone miliknya dan pelapor menemukan jendela di belakang rumah terbuka," kata Tony.

Lanjut Cerita, pada Rabu tanggal 22 Desember 2021 sekira pukul 10.00 WIB, Saksi I (M Amin) datang ke rumah pelapor untuk memberitahukan bahwa Terlapor (Terduga Pelaku,red) yang mengambil Handphone milik pelapor. Dan Kemudian, pada hari Rabu tanggal 29 Desember 2021 sekira pukul 17.00 Wib pelapor bersama dengan Saksi I bertemu dengan Terlapor di Jl. Sentosa Maini RT 004 RW 002 Desa Maini Darul Aman.

"Saksi I menghentikan Terlapor yang pada saat itu sedang mengendarai sepeda. Setelah itu, Saksi I dan Pelapor menanyakan kepada Terlapor mengenai peristiwa pencurian yang dialami pelapor dan Terlapor mengakuinya bahwa Terlapor yang telah mencuri Handphone milik Pelapor," jelasnya.

"Korban mengalami kerugian sebesar Rp 1.280.000,- (satu juta dua ratus delapan puluh ribu rupiah)," tambah Tony.