Hukrim

Kembali 1 Orang Warga Kandis Ditangkap Polisi ini Kasusnya

Tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan.

RIAULINK.com - Kepolisian Polres Siak yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Kandis, Kamis (17/01/2019) berhasil menangkap satu orang diduga pelaku Narkoba. 

"Benar diduga pelaku Narkoba inisial PP (42) warga Jalan PTP Kelurahan Kandis Kota, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak berhasil ditangkap atas dasar LP-A/ 06-A / I /2019/RIAU/RES SIAK/SEK Kandis tentang Narkotika sekitar pukul 13:00 WIB," kata Kapolres Siak AKBP Ahmad David SIK melalui Paur Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga kepada Riaulink.com. 

Dikatakan Dedek Prayoga, pelaku diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kampung Libo Jaya Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak dengan BB,
- 1 Paket besar di duga Narkotika jenis shabu-shabu, - 1  Paket sedang di duga Narkotika jenis shabu-shabu, - 6  Paket kecil di duga Narkotika jenis shabu-shabu, - 1 buah plastik besar clip bening, - 1 buah plastik sedang clip bening, - 1 buah sendok terbuat dari pipet, 
- 1 buah kotak rokok terbuat dari piber.
- 1 (satu) buah gunting kecil, 
- 1  buah tas sandang warna hitam, 
- 1 unit Handphone merk stawberry warna putih, dan 
Uang sebesar Rp.800.000. 

Berdasarkan kronologis hang diterima, pelaku pukul 11.00 WIB, ketika Kapolsek Kandis Kompol Panangian SH., M.Si mendapat info dari masyarakat tentang adanya transaksi Narkotika jenis shabu - shabu. 

Selanjutnya, Kapolsek Kandis memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Arpandy, SH untuk melakukan penyelidikan informasi tersebut, dan  Kanit Reskrim berserta team opsnal Polsek Kandis langsung menuju TKP dan sesampai di TKP team opsnal melihat orang yang di curigai tersebut dan duduk di sebuah warung yang berada di kampung libo jaya kemudian team opsnal langsung mengamankan pelaku serta menemukan Barang Bukti seperti yang dijelaskan diatas. 

"Seluruh Badan dilakukan penggeledahan  dan sebagainya Barang Bukti ditemukan di rumput-rumput yang dibuang oleh tersangka. Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Kandis guna penyidikan lebih lanjut," tambah nya. (aldo)