Riau

Sinyal Distress Berbunyi, Tim SAR Dumai Lakukan Penyisiran

RIAULINK.com - Berbunyinya sinyal Distress biasanya memberikan pertanda bahwa adanya pihak yang meminta pertolongan terhadap mereka yang sengaja memberikan tanda sinyal tersebut. 

Hal ini seperti yang diterima oleh Badan SAR Nasional Pekanbaru Dumai yang coba menyusuri perairan Dumai tempat diduga diterimanya sinyal tersebut. 

Lebih kurang hampir empat hari melakukan penelusuran, Namun pihak Badan SAR Nasional Pekanbaru Dumai tidak ditemukannya pihak kapal yang membutuhkan pertolongan. 

Namun hal ini tidak menyurutkan tim Badan SAR Nasional melakukan penelusuran selanjutnya nanti.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kapten Kapal KN 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika saat dihubungi via telepon selulernya belum lama ini.

"memang benar kita menerima sinyal itu, dan ketika kita terima kita langsung coba menelusuri sinyal tersebut bersama para tim Basarna Pekanbaru ke Dumai. Namun setelah hampir 4 hari, kita belum berhasil menerima dimana titik atau kapal yang butuh pertolongan tersebut. Sebab kita tahu sinyal itu dipancarkan sebagai tanda kalau sebuah kapal tersebut terjadi musibah atau mengalami masalah dan membutuhkan pertolongan," jelasnya.

Saat ditanya tindak lanjut akan hal diterimanya sinyal tersebut, Leni mengatakan akan tetap melakukan pencarian melalui berbagai media yang digunakan. Sebab menurutnya berbunyinya tanda sinyal tersebut biasanya kapa dalam keadaan benar-benar darurat dan membutuhkan pertolongan dengan segera.

"Kita bahkan telah sampai pada titik koordinat dimana sinyal kapal tersebut kita terima. Hingga saat ini kita akan terus melakukan pencarian informasi terhadap sinyal tersebut, dan kita akan pastikan terlebih dahulu langkah apa yang akan kita lakukan. Jika masih berbunyi, bukan tak mungkin akan kita lakukan penyisiran lagi diperairan Dumai. Kita berharap segera mengetahui hal ini dengan segera," tambahnya.

Seperti diketahui, bahwa sinya Distress merupakan sinyal yang dipancarkan kapal, disaat kapal dalam keadaan masalah atau pun terkena musibah. Semoga keberadaan kapal yang memberikan sinyal ini bisa diketahui dengan segera, hingga bisa dilakukan pertolongan lebih cepat. (SB)