Sosial

Menjaga dan Mendidik Anak di Era Digital

KAMPAR, RIAULINK.COM - Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital, Senin (25/10/2021).
Sebagai Keynote Speaker Gubernur Provinsi Riau yaitu, Drs. H. Syamsuar, M.Si dan Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang Menjaga dan Mendidik Anak di Era Digital  oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Potensi bahaya yang mengancam anak di dunia maya yaitu konten negatif dan konten yang mengandung unsur kekerasan, anak rentan berhadapan dengan konten negatif di dunia maya. Contohnya konten menyakiti diri, bunuh diri, perjudian, terkontaminasi muatan radikalisme, hate speech, pornografi dan lainnya. Perundungan siber dan kejahatan siber, dengan pengetahuan yang terbatas dan belum memahami esensi berinteraksi sosial, anak rentan melakukan perundungan kepada orang lain. 

Anak juga berpotensi menjadi korban bullying, pelecehan seksual lewat komentar, stalking oleh orang asing dan predator anak, body shaming, intimidasi dan lainnya. Bukan hanya menjadi korban tetapi anak juga berpotensi menjadi pelaku kejahatan. Tips menjaga keamanan anak dengan batasi waktu anak bermain gadget dan mengakses internet dan seimbangkan rekreasi dunia maya dengan kegiatan fisik dan iteraksi sosial di lingkungan sekitar untuk mencegah anak adiksi gawai dan ingatkan anak untuk melapor jika merasa sedang dibully, diganggu, dan diancam atau menemukan masalah di dunia maya, menurut Meli Supiyati sebagai Dosen IPDN.

Kata bijak bisa diartikan selalu menggunakan akal budinya, pandai, mahir. Sebelum mengunggah perhatikan terlebih dahulu 5W+1H. Perlu diperhatikan pula Jangan oversharing atau membagikan hal pribadi secara berlebihan, karena jejak digital susah dihapus harus saring sebelum sharing dan berpikir ulang ketika ingin mengunggah sesuatu di media sosial. 

Follow akun yang tepat dan bermanfaat, tanpa disadari pola pikir dapat terpengaruh oleh lingkungan, orang-orang sekitar, dan bahkan akun media sosial yang kita ikuti, menurut Amin Hidayat, S.HI, MM sebagai Pimpinan Bawaslu Kabupaten Kampar. Key Opinion Leader oleh Inta Oceania sebagai Presenter menambahkan, sebagai orang tua kita harus menjaga dan memperhatikan anak dalam menggunakan sosial media. Terlebih lagi banyak sekali konten negatif di sosial media yang dapat merusak anak. Orang tua harus mengawasi anak mereka agar tidak terjadi hal-hal yang tidak inginkan.