Metropolis

Jadi Tuan Rumah Porseni IGTKI Riau, Wako Dumai: Prokes Tidak Boleh Abai

DUMAI, RIAULINK.COM - Kota Dumai menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Wilayah Riau Tahun 2021.

Untuk itu, dalam perhelatan Porseni IGTKI ini, Wali Kota Dumai, Paisal meminta kepada seluruh peserta, panitia, serta tamu yang hadir untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Tidak boleh abai karena saat ini masih dalam suasana pandemi COVID-19.

Ia menyebutkan, dalam situasi ini diperlukan kerja sama dan bergandengan tangan antara pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi dan semua pihak. Hal itu agar Provinsi Riau bisa melewati masa sulit pandemi ini.

"Mari kita bergandengan tangan melewati COVID-19 ini, dengan kerja keras dan semangat kita bisa membangun Riau. Tolong taati prokes, kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," katanya, dalam pembukaan Porseni IGTKI Riau, di Gedung Sri Bunga Tanjung Dumai, Rabu (13/10/21).

Paisal mengucapkan terima kasih lantaran Dumai terpilih menjadi tuan rumah Porseni IGTKI Riau tahun ini. Menurutnya, kegiatan ini harus bisa dimanfaatkan Dumai sebagai momentum guna menjadi salah satu terbaik di Riau.

Ia menerangkan, kerja sama dan saling mengisi sangat terlihat dalam perhelatan Porseni IGTKI Riau 2021. Menurutnya, Porseni mengekspresikan pencapain keberhasilan dalam belajar mengajar dan menjadi tantangan sendiri bagi para guru untuk bersungguh-sungguh dalam bekerja.

"Apresiasi dan tahniah kepada Ketua IGTKI Riau yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini. Mari kita bangkit bersama majukan IGTKI di Riau," ungkapnya.

Selanjutnya, Bunda PAUD Kota Dumai, Leni Ramaini menambahkan, kegiatan ini dijalankan dengan prokes. Ia mengungkapkan, Porseni IGTKI Riau 2021 bertujuan untuk mempererat silaturahmi diantara guru taman kanak-kanak secara nasional.

Tujuan lainnya, yaitu mengimplementasikan dan mengekspresikan inovasi dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Melalui lomba Porseni, menumbuhkan sikap sportivitas dan kreativitas melalui berbagai lomba Porseni.

Berikutnya, melestarikan budaya bangsa di masing-masing daerah terutama dalam pelestarian permainan tradisional untuk anak-anak.

Lalu, memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi guru taman kanak-kanak serta porseni melalui pembelajaran suasana komputer.

"Kegiatan dilaksanakan dua hari, dengan peserta perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se Riau," ujarnya.