Metropolis

Program Compact-2 MCC, Sekretaris Bappenas dan Gubri Kunjungi Dumai 

DUMAI, RIAULINK.COM - Sekretaris Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Hirmawan Hariyoga Djojohadikusumo bersama Gubernur Riau Syamsuar melakukan kunjungan kerja ke Kota Dumai. 

Kunjungan rombongan ke Dumai dalam rangka meninjau dua proyek infrastruktur dari 16 proyek usulan Gubri dalam rapat tindak lanjut Compact-2 Millenium Challenge Corporation (MCC) yang disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Indra Gunawan.

Dimana sebelumnya Hirmawan Hariyoga yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Pengarah Persiapan dan Pengembangan Program Compact-2 di Provinsi Riau yang digelar di ruang rapat Melati kantor Gubernur Riau pada Selasa kemarin, 5 Oktober 2021.

Dalam rapat tindak lanjut program Compact-2 tersebut, dua proyek  disetujui oleh Pemerintah Pusat. Pasalnya Compact-2 MCC merupakan program pemerintah untuk mendapatkan dana hibah dari  pemerintah Amerika Serikat (AS) tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau khususnya Kota Dumai.

Berdasarkan data yang dilansir dari mediacentre.riau.go.id, adapun  kedua proyek tersebut di antaranya disampaikan Hirmawan, proyek pembangunan dermaga dua Rupat di Terminal Roro Bandar Sri Junjungan. 

Pembangunan dermaga dua Rupat diharapkan selain dapat mendukung peningkatan ekonomi sekaligus mengembangkan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis.

"Dengan dibangunnya dermaga, akan memberikan kelancaran transportasi Dumai-Rupat. Juga mengatasi antrean kendaraan di pelabuhan serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke KSPN Rupat,"sebut dia sela kunjungan.

Kedua, proyek pembangunan jalan Dumai-Lubuk Gaung-Sinaboi, yang dapat mendukung pengembangan kawasan sentra tambak udang Vaname di Kota Dumai.

"Diharapkan pembangunan ini dapat melancarkan transportasi dan meningkatkan pendapatan di daerah,"ujarnya singkat.

Sebelumnya, Pemprov Riau mengajukan proposal pembangunan infrastruktur dan pembiayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebesar Rp4 triliun.

Riau menjadi salah satu dari lima lokasi di Indonesia dari pendanaan hibah Compact-2 MCC.

Sekertaris PPN/Bappenas, Hirmawan Hariyoga Djojohadikusumo mengapresiasikan langkah Gubri mengawal langsung dari awal apa yang bisa memenuhi kriteria program Compact-2 MCC tersebut.

Dari pengajuan yang diserahkan oleh Gubri, kata Himawan, dominan untuk pembiayaan infrastruktur apalagi di Provinsi Riau banyak industri yang berkembang yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. 

Kemudian ada juga program yang diajukan oleh Pemprov Riau belum cocok dengan program MCC, sehingga lebih cocok diajukan untuk program yang lain.

"Kebetulan yang di Provinsi Riau ini banyak fokus untuk pembiayaan infrastruktur tetapi yang dibangun infrastruktur untuk kegiatan ekonomi masyarakat. Misalnya, kawasan industri dan ada sejumlah kriteria diharapkan bisa dipenuhi sehingga nanti Provinsi Riau ini bisa mendapatkan alokasi dukungan pendanaan yang memadai,"katanya.

Meski begitu, Himawan belum bisa memastikan berapa besar anggaran yang akan diterima oleh Pemprov Riau dari MCC.

"Karena akan ada studi kelayakan, survei, riset dasar, penilaian lingkungan dan sosial, pembiayaan infrastruktur dan UMKM, serta kegiatan lainnya yang dapat menjadi landasan kuat untuk memberikan hibah tersebut,"tutur dia.