Olahraga

Terkait Uang Saku Atlit, Henky: Kita Ingin Tertib Administrasi 

BENGKALIS, RIAULINK.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis mengaku belum menyerahkan uang saku atlit Muaythai yang mengikuti PON XX Papua. Ini disebabkan karena adanya beberapa hal terkait administrasi yang belum diselesaikan oleh Ketua Cabor Muaythai Bengkalis.

Hal tersebut seperti yang diutarakan Wakil Ketua III Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis, Henky Fransisco Nelwan kepada wartawan, Selasa (5/10/2021) malam. 

Henky Fransisco mengatakan, KONI sama sekali tidak berniat untuk menahan uang saku atlit dan pelatih Muaythai tersebut. Namun hal ini dikarenakan oleh pihak pengurus Muaythai Kabupaten Bengkalis masih belum menyelesaikan administrasi sehingga kami berharap kepada Ketua Muaythai agar segera menyelesaikan apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya. 

"Kita punya aturan. Apalagi ini menyangkuat uang negara yang harus jelas pertanggungjawabannya. Kita ingin tertib administrasi. Hingga kini dari Muaythai sendiri ada beberapa Administrasi yang belum diselesaikan dan kita masih menunggu," ungkapnya.

Dijelaskan Henky, selama ini KONI Bengkalis telah berupaya sekuat tenaga memenuhi kebutuhan semua cabor dan atlit. 

Ia menegaskan, KONI tidak pernah menahan uang tersebut karena dana tersebut telah tersedia. Pihak KONI hingga kini masih menunggu Cabor Muaythai untuk melengkapi administrasi tersebut.

"Kami sudah berupaya berkomunikasi dengan ketua Muaythai Bengkalis dan kemarin ketua Muaythai sendiri berjanji akan menyelesaikan setelah pulang dari Pekanbaru (usai acara pelepasan atlit), tetapi sampai sekarang belum ada kabar, itu yang menjadi pertanyaan kami" sesal Henky.