Ekonomi

Janji Pemko Pekanbaru Berikan BLT Positif Covid-19 tak Kunjung Terealisasi, Cuma Janji?

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menjanjikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga miskin yang tulang punggung keluarga terdampak Covid-19.

Tapi, sampai sekarang rencana itu belum terlaksana. Apakah hanya janji? Bahkan, data calon penerima bantuan tersebut pun sampai saat ini belum diketahui.

"Dulu ada yang share info di grup perumahan. Saat itu mikir ada harapan lah. Tapi hingga saya sembuh Covid gini gak ada cair tuh. Iming-iming aja mungkin. Janji aja tu," sebut D, salah satu warga Pekanbaru yang sudah sembuh dari Covid-19 sepekan lebih.

Sembari meminta namanya tidak disebut, dia meminta pemerintah bila memang ada niat membantu warganya, agar dipercepat. 

"Kalau memang ada duitnya, bagikanlah tolong. Kami jangan diangin-angini aja begini. Ekonomi masih sulit. Saya sudah tak dapat lagi tu, tapi yang lain kan masih ada yang harus isoman, tak kerja, di rumah aja," ketusnya seperti dilansir dari laman Cakaplah.com, Sabtu (2/10/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil sebelumnya sudah memerintahkan Dinas Sosial mengumpulkan dan memvalidasi data tersebut.

"Suratnya (data) sampai sekarang, saya belum dapat lagi dari Dinsos," kata Sekda beberapa waktu lalu.

Sekda juga telah mengingatkan Kepala Dinsos agar segera menuntaskan pendataan. Dinsos harus segera menyelesaikan validasi data bersama lurah, dan RT/RW setempat.

"Selesaikan sama Dinsos. Saya akan panggil Dinsos nanti," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Pekanbaru Mahyudin saat dikonfirmasi belum merespon. Jumlah BLT rencananya di kisaran Rp1 juta per Kepala Keluarga (KK).