Metropolis

Melalui Aplikasi e-Money, Dishub Dumai Mampu Raup PAD Hingga Miliaran

Keterangan foto : saat peluncuran aplikasi e-Money yang dilakukan oleh Wali Kota Dumai Paisal didampingi Kapolres Dumai, AKBP Mohammad Kholid dan Plt Kadishub Kota Dumai, Eko Wardoyo

DUMAI, RIAULINK.COM - Sejak diluncurkan aplikasi pembayaran parkir khusus secara elektronik atau e-money, pada 1 September 2021 lalu ternyata pendapatan asli daerah (PAD) Kota Dumai hingga Kamis, 30 September 2021 mencapai Rp1,8 miliar lebih.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Eko Wardoyo mengatakan kepada wartawan, Jumat (1/10/2021) penggunaan e-money atau pembayaran non tunai demi mencegah pungutan liar dan kebocoran PAD.

"Penggunaan e-money juga merupakan dari Pemerintah Pusat sesuai arahan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang bekerjasama dengan Bank Riau Kepri dan Bank Mandiri,"sebutnya lagi.

Dia berpesan kepada pengguna jasa parkir khususnya yang belum memiliki kartu e-money bisa membelinya di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran.

Sedangkan sarana dan prasarana disediakan oleh Bank Riau Kepri dan Bank Mandiri. Bank Mandiri juga menyiapkan konter untuk top-up e-money.

Dirinya optimis pembayaran non tunai dapat berjalan lancar karena sebelum ditetapkan, Dishub sudah mensosialisasikan penggunaan aplikasi non tunai ini kepada para sopir.

"Semoga di akhir tahun 2021 target PAD melalui UPT Perparkiran tercapai yakni sebesar Rp22 miliar,"tutup dia.