Riau

Mengenal Jenis Aplikasi Tepat dan Menguntungkan di Ruang Digital

RIAULINK.COM - Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.

Sebagai Keynote Speaker Gubernur Provinsi Riau yaitu, Drs. H. Syamsuar, M.Si dan Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang KENALI JENIS APLIKASI TEPAT DAN MENGUNTUNGKAN DI RUANG DIGITAL oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Aplikasi paling banyak diunduh pada januari sampai maret 2021 adalah TikTok, Facebook, Instagram, Telegram, WhatsApp Messenger, Zoom Cloud Meetings, MX TakaTak, Snapchat, Facebook Messenger, dan CapCut. Tiktok merupakan salah satu aplikasi berpenghasilan terbesar dari belanja pengguna. Perjalanan TikTok di Indonesia tidaklah mudah.

Pasalnya Kominfo sempat melakukan pemblokiran, setelah mendapat banyak laporan negatif yang muncul dari masyarakat pada tahun 2018 silam. Hal ini disebabkan oleh munculnya video yang kontennya tidak layak ditonton. Namun, dengan sangat mengejutkan TikTok kembali dengan meluncurkan fitur untuk berjualan secara live shopping diTikTok Shop. TikTok shop juga memberi kesempatan kepada brand dan para penjual untuk mengembangkan bisnis mereka melalui fitur live shopping atau bekerja sama dengan para kreator, mengkolaborasikan produk mereka dengan influencerTikTok.

Dr. Ana Mariani, M.Si sebagai Dosen Ilmu Komunikasi Universitas  Merdeka Malang mengatakan, era digital juga adalah era disrubtion, terjadi perubahan dalam kegiatan menjadi lebih cepat dan digital, munculah technopreunerahip, keuntungannya tidak modal besar, tidak perlu kantor besar, berpotensi mendapat valuasi besar, dan bisa dimulai dari rumah. Tren pekerjaan di era digital antara lain, blogger, youtuber, podcaster, influencer, copywriter, online teacher, dan masih banyak lagi. Selain itu, harus punya 6C, critical thingking, creativity, communications skill, collaborative, convergence, dan confidence.

Menurut Titien Rizky Amelia, S.Psi sebagai Guru Bimbingan Konseling SMP Negeri 1 Tembilahan, penggunaan bahasa yang baik dan benar di era digital, seiring di digitalisasi terus berkembang penggunaan bahasa juga harus lebih baik, dan bahasa yang baik belum tentu sesuai pedoman umum ejaan bahasa Indonesia bahasa yang baik belum tentu bena. Key Opinion Leader oleh Ribka Priskila Rompis, S.Sos sebagai Penari dan Entertainer, era digital merupakan zaman ketika sebuah data informasi sangat cepat serta mudah diperoleh, transformasi manusia, phisical space menjadi cyber space, nilai-nilai dan tata krama ekonomi,tren pekerjaan dan usaha di era digital, dan era digital zaman ketika sebuah data informasi sangat cepat serta mudah diperoleh.