Metropolis

Kanwil Kemenag Riau: Pengurus Masjid Harus Memiliki Wawasan Tak Terbatas

DUMAI, RIAULINK.COM - Pengurus masjid diharapkan dapat mengatur pengelolaan masjid dengan baik, sehingga kegiatan keagamaan yang jelas dengan memiliki target dan sasaran untuk memakmurkan masjid.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau Dr. H. Mahyudin, MA saat menjadi Narasumber dalam kegiatan pembinaan kemakmuran dan standarisasi mesjid di Kota Dumai, Kamis (23/9/2021) 

"Kedepan pengurus masjid harus memiliki wawasan tidak terbatas, seperti moderasi beragama untuk disampaikan kepada jamaah, sehingga tidak ada jamaah yang memahaminya secara ekstrim,"ujarnya. 

Lebih lanjut Kanwil Kemenag Riau berharap, bagaimana supaya para pengurus masjid bisa memanajemen masjid dengan baik, sehingga kegiatan keagamaan di masjid akan ada target dan sasaran, sehingga ada tingkat keberhasilan, pada saat ini dilaksanakan, tapi tidak ada target yang akan dicapai, kedepan pengurus masjid dapat mengikuti semua kegiatan, seperti halnya moderasi beragama yang sudah masuk kedalam RPJMN. 

"Intinya bagaimana supaya pengurus masjid dapat mengajak masyarakat untuk lebih dekat menjalani ajaran agama,"jelasnya. 

Sementara itu Kabid Urusan Agama Islam H. Agustiar, S.Ag mengatakan bahwa, tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan informasi kepada pengurus masjid bagaimana standar pengelolaan masjid. 

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada pengurus masjid bagaimana standar masjid supaya mereka tau apa yang harus dilakukan sebagai pengurus, sehingga masjid tersebut menjadi masjid yang berkualitas,"ujarnya. 

Kegiatan yang diikuti oleh 35 orang pengurus mesjid dan Penyuluh Agama Islam di Kota Dumai dengan narasumber Kanwil Kemenag Riau, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai dan Mesjid Raya Kota Dumai, dan juga dihadiri oleh Kasi Kemasjidan Hisab Rukyat dan Binsyar Bidang Urais Kanwil Kemenag Riau Dr. H. Zulfadli, Lc, Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Dumai H. Sudarmanto, dan Undangan Lainnya.