Pendidikan

Inspiratif, 3 Mahasiswa Ini Sulap Limbah Plastik Menjadi BBM

Ilustrasi.int

RIAULINK.COM - Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) mengklaim berhasil mengembangkan bahan bakar minyak yang ramah lingkungan dengan bahan baku limbah plastik dan daun jeruk purut.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Halifah Salsabila (Kimia), Galuh Wahyu Karti'a (Kimia), dan Fadhila Al Mardhiyah (Teknik Kimia).

Meskipun hasil penelitian ini masih relatif awal, namun eksplorasi bahan alam sebagai bioaditif dan formulasi bioaditif dengan sumber bahan bakar minyak lainnya masih akan terus berlanjut.

Untuk membuat bahan bakar tersebut, tim Program Kreativitas Mahasiswa-Riset Eksakta (PKM-RE) ini mencampurkan minyak daun jeruk purut kurang dari 1 persen volume minyak hasil pirolisis.

Ia berharap penelitian ini dapat memberikan alternatif solusi dalam mengurangi tingginya jumlah sampah plastik di Indonesia menjadi produk yang layak bernilai ekonomi dalam rangka ketahanan energi nasional.

Selain itu, dapat membuka wawasan akan kekayaan alam Indonesia yang masih bisa dikelola potensinya. "Juga mendukung pencapaian SDGs Nomor 7, yaitu energi bersih dan terjangkau," tutup Galuh.