Metropolis

Pasien Covid-19 Sembuh di Bengkalis Terus Bertambah, Total 3.468 Orang

Ilustrasi.int

BENGKALIS, RIAULINK.COM - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bengkalis yang sembuh terus bertambah. 

Sesuai data yang dirilis Dinas Kesehatan sampai pukul 18.00 WIB, hari ini, Rabu, 9 Juni 2021, pasien yang sembuh sebanyak 109 orang. 

Kepala Dinas Kesehatan Ersan Saputra Th menjelaskan, dengan penambahan 109 orang itu, total pasien yang sembuh menjadi 3.468 orang

“Sedangkan untuk kasus baru terkonfirmasi, hari ini terjadi penambahan 16 orang. Tertinggi di Kecamatan Bathin Solapan, sebanyak 8 orang”, jelas Ersan.

Sedangkan 8 orang lainnya, imbuh mantan Direktur RSUD Mandau ini, dari Kecamatan Mandau 4 orang, Rupat 2 orang, serta Bengkalis dan Bandar Laksamana masing-masing 1 orang.

8 kasus baru positif Covid-19 di Bathin Solapan, sambungnya lagi, berasal dari (desa/kelurahan) Boncah Mahang dan Sebangar masing-masing 3 orang, serta Balai Makam dan Tambusai Batang Dui masing-masing 1 orang.

Sementara 4 kasus baru terkonfirmasi di Mandau, berasal dari Bathin Betuah, Air Jamban, Pematang Pudu dan Gajah Sakti.

Untuk Rupat, 2 orang kasus baru tersebut, kata Ersan, berasal dari Tanjung Kapal dan Batu Panjang.

“Sedangkan 1 orang di Bengkalis dari Ketam Putih dan 1 orang di Bandar Laksamana dari Temiang”, ujar Ersan.

Dia juga menerangkan, hari ini terdapat 2 pasien yang meninggal dunia. Keduanya adalah MYF (laki-laki, 65) dan EV (perempuan, 67).

MYF yang merupakan pasien terkonfirmasi ke-3.921 merupakan warga Tenggayun, Bandar Laksamana. MYF meninggal di RSUD Bengkalis.

Sedangkan EV yang merupakan pasien terkonfirmasi ke 3.963 adalah penduduk Duri Timur, Mandau. EV berpulang di RS Permata Hati, Duri.

Katanya, dengan adanya penambahan 19 kasus baru, 109 pasien sembuh dan 2 orang meninggal dunia hari ini, total positif Covid-19 di Kabupaten Bengkalis menjadi 4.087 orang dengan tingkat kesembuhan 84,85 persen (3.468 orang) dan pasien yang meninggal sebanyak 163 orang (3,99 persen).

Sementara untuk pasien yang dirawat di rumah sakit 56 orang (1,37 persen) dan menjalani isolasi mandiri 400 orang (9,79 persen).

Di bagian lain dan untuk memutus mata rantai penyebarannya, Ersan tak henti-hentinya mengingatkan dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat di daerah ini senantiasa mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19, kapan dan dimana pun berada. 

Kemudian, kepada mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, dia berharap supaya senantiasa berada di kediaman masing-masing. 

“Agar tidak menulari orang lain, bagi yang menjalankan isolasi mandiri, tak boleh bepergian kemana pun. Jangan melakukan kontak erat dengan siapa pun”, tutup.