Ekonomi

Kabar Gembira, Sekarang Pelaku UMK Bisa Dirikan PT Perseorangan, Simak Penjelasannya.. 

INHU, RIAULINK.COM - Jika sebelumnya prosedur pendirian sebuah perusahaan yang berbadan hukum PT (Perseroan Terbatas), untuk sebuah bidang usaha tergolong ribet, dan berbelit, saat ini aturan mainnya sudah banyak berubah.

Bahkan, khusus untuk para pelaku UMK (usaha mikro dan kecil), saat ini badan usaha berbadan hukum PT atau perseroan, bisa dibuat secara perorangan yang hanya beranggotakan satu orang.

Yang mana, perseroan tersebut dapat didirikan oleh satu orang, dan memiliki satu pemegang saham, atau pemegang saham tunggal.

"Ini merupakan suatu langkah baru yang diciptakan pemerintah, guna memudahkan para pelaku UMK dalam membangun sebuah perseroan atau perusahaan yang berbadah hukum."

Demikiam ditegaskan Kakanwil Kemenkum HAM Riau, Pujo Harinto, melalui Kabid Hukum Kemenkum HAM Riau, Edison Manik, dalam acara sosialisasi pendirian perseroan perseorangan di Rengat, beberapa waktu lalu.

"Perseroan perorangan ini, adalah wujud implementasi dari UU Cipta Kerja atau Omnibuslaw. Tujuannya untuk mempermudah pelaku UMK dalam memiliki badan hukum PT (perseroan terbatas)," ujarnya.

Tidak itu saja, selain dapat didirikan secara perorangan dengan hanya beranggotakan satu orang, standar modal dasar dalam peeseroan tersebut tidak ditetapkan. Dan itu artinya, PT dapat didirikan walau dengan modal kecil sekalipun, singkatnya.

Menanggapi hal itu, Kabid Perindustrian Disperindag Inhu, Suta Rama 

Atmadja, membenarkan hal tersebut, selasa (8/6/2021).

"Benar, saat ini para pelaku usaha atau UMK dan UMKM sudah sangat mudah mendirikan perseroan peroranga bagi usaha mereka. Dan semua itu, telah diterangkan oleh Kemenkum HAM dalam sosialisasi yang digelar beberapa waktu lalu," sebut Suta.

Dikatakannya, untuk pendaftaran perseroan terbatas perorangan itu, nantinya dapat didaftarkan langsung secara online oleh masing-masing pelaku usaha.

Dengan ketentuan tersebut, pihaknya berharap agar para pelaku UMK atau UKM dan UMKM yang ada di Inhu, dapat berlomba-lomba untuk memajukan usaha mereka, sehingga perekonomian di daerah ini tentu dengan sendirinya akan terus menjadi lebih baik, tutur Suta.

Masih kata mantan Lurah Pematang Reba itu, sosialisasi Kemenkum HAM tersebut tidak hanya diikuti oleh para pelaku isaha, melainkan juga diikuti pihak kejaksaan, perbankan, notaris, kecamatan dan desa, Disperindag Inhu, serta Disperindag Provinsi Riau.

Dengan harapan, melalui berbagai pihak tersebut, dapat menjadi penghubung dalam mensosialisasikan tata cara pendirian perseroan perorangan, sebagai mana yang disosialisasikan Kemenkum HAM Riau. (Jefri)