Hukrim

Tidak Ada yang Langsung Bebas, Ratusan Narapidana Penghuni Rutan Rengat Terima Remisi Hari Kemenangan

Kepala Rutan Kelas II B Rengat, Refin Tua Simanulang SH.

INHU, RIAULINK.COM - Momentum perayaan Idul Fitri merupakan hari yang paling dinanti - nantikan oleh seluruh umat muslim di dunia, tidak terkecuali WBP (warga binaan pemasyarakatan) atau Narapidana yang menjalani hukuman.

Seperti halnya, Narapidana penghuni Rutan (rumah tahanan negara) Kelas II Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. 

Usai menunaikan ibadah shalat idul fitri 1442 H/2021, sedikitnya ada 312 dari 640 orang penghuni Rutan Rengat, menerima keberkahan hari kemenangan tersebut.

Keberkahan itu, berupa pengurangan masa hukuman atau RK 1 (Remisi Khusus) yang diberikan oleh negara kepada mereka, sesuai dengan kriteria dan aturan perundang - undangan.

"Remisi khusus hari raya idul fitri ini, diberikan kepada warga binaan yang telah menjalani pidana minimal selama 6 bulan. Dan para warga binaan yang memperoleh remisi, juga harus berkelakuan baik selama menjalani hukuman, memenuhi syarat substantif dan administratif, serta tidak tercatat dalam buku pelanggaran atau registrasi F."

Demikian diungkapkan Kepala Rutan Kelas II B Rengat, Refin Tua Simanullang didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan, Nepri Mutasni, Kamis (13/5/2020).

Dikatakan Refin, dari 312 orang yang menerima RK 1 hari raya idul fitri, 246 orang merupakan pelaku tindak pidana umum, dan 66 orang pelaku tindak pidana khusus atau terkait PP 99 tahun 2012.

"Ada pun besaran remisi atau pengurangan masa hukuman yang diterima masing - masing warga binaan tersebut bervariasi, mulai dari 15 hari hingga 60 hari atau maksimal selama dua bulan," tutur Refin.

Dan pada remisi khusus kali ini sambung Refin, tidak ada warga binaan yang langsung bebas, melainkan hanya remisi sebahagian.

"Melalui momen pemberian remisi ini, kami berharap agar warga binaan bisa lebih sadar akan kesalahan mereka dimasa lalu, dan memperbaiki diri dimasa yang akan datang. Semoga kedepan mereka bisa menjadi lebih baik," pungkas Refin. (Jefri)