Pendidikan

PGRI Riau Ikut Bersuara Ajak Tenaga Pendidik Tunda Mudik

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) PGRI Provinsi Riau Dr Muhammad Syafi'i mengajak kepada tenaga pendidik di Riau untuk tidak mudik lebaran pada tanggal 6 - 17 Mei 2021 mendatang.

Hal ini dikarenakan masih tingginya kasus positif Corona dan tingginya angka kematian akibat terpapar Covid-19 di Provinsi Riau.

"Sehubungan dengan semakin meningkatnya penularan wabah Covid-19 di Indonesia khususnya di Provinsi Riau, saya selaku Ketua PGRI Provinsi Riau sangat prihatin dengan wabah ini yang mana sudah lebih 1 tahun proses belajar mengajar sudah sangat terganggu," kata Muhammad Syafi'i, Selasa, (04/05/2021) saat konferensi pers di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi.

Ia melanjutkan saat ini belum bisa belajar mengajar dengan bertatap muka. "Ini merupakan sesuatu yang kita rasakan dalam satu tahun selama terjadinya Covid-19 ini. Semoga belajar mengajar dengan metode teknologi pembelajaran jarak jauh tetap bisa kita jalankan. Kewajiban kita mencerdaskan anak-anak bangsa khususnya di bumi Lancang Kuning Provinsi Riau," ungkapnya.

Dia menuturkan, dengan semakin dekatnya hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, demi menekan penyebaran virus Covid-19, ia mengajak untuk menunda mudik lebaran.

"Kami mengajak semua keluarga besar PGRI Provinsi Riau untuk dapat mendukung dan mengikuti anjuran Pemerintah Provinsi Riau untuk tidak mudik di kampung halaman dalam rangka perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H," mintanya.

Ia mengajak agar guru dosen dan tenaga kependidikan keluarga besar PGRI Provinsi Riau merayakan hari kemenangan berlebaran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Taat selalu protokol kesehatan Covid-19, dengan memakai masker, menjaga jarak dan selalu membersihkan tangan dengan air mengalir di manapun kita berada. Semoga kita semua dilindungi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan berdoa agar Covid-19 segera berlalu," tutupnya.(mc)