Hukrim

Sempat 'Ghosting', Praktek Perjudian di Inhu Kembali Marak

Ilustrasi.int

INHU, RIAULINK.COM - Begitu memasuki awal tahun 2021, jajaran Satreskrim Polres Indragiri Hulu, Riau langsung mengambil langkah kongkrit dalam hal pemberantasan tindak pidana perjudian.

Langkah tersebut membuahkan hasil yang maksimal, belasan pelaku dan bandar judi togel berhasil disikat, lengkap dengan barang buktinya.

Apa yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Inhu itu, sontak membuat para pemain dan bandar judi yang ada, lansung Ghosting (menghilang - red) dari peredaran.

Namun sayang, saat ini upaya pemberantasan praktek perjudian tersebut, seakan berhenti begitu saja. Para bandar yang sebelumnya sempat kocarkacir dan menutup usaha illegal mereka, saat ini kembali beraksi.

Praktek perjudian itu, kembali berkembang pesat bagaikan jamur yang tumbuh di musim hujan. Tidak hanya praktek judi togel, perjudian dengan menggunakan mesin ding dong, juga ikut menjamur.

Pantauan RiauLink.com pada beberapa kecamatan di Inhu, tidak hanya praktek judi togel, judi dengan menggunakan mesin ding dong juga kembali muncul.

Bahkan, dari informasi yang beredar, praktek perjudian tersebut aman dilakukan lantaran diduga kuat, dikoordinir dan dibekingi oleh oknum aparat penegak hukum.

Menanggapi hal itu, Kapolres Inhu AKBP Efrizal melalui Kasat Reskrim, I Komang Aswatama menjawab RiauLink.com beberapa waktu lalu mengatakan, sejauh ini pihaknya masih terus melakukan upaya pemberantasan praktek perjudian di wilayah Inhu.

Dan terkait isu miring yang beredar dan menyebutkan bahwa, praktek perjudian di Inhu dibekingi oleh oknum aparat penegak hukum, dengan tegas Komang menampik semua itu.

"Saya pastikan, kami tidak pernah mengkoordinir kegiatan yang sifatnya illegal, termasuk perjudian. Bila ada yg mengatasnamakan polres, sudah bisa saya pastikan itu tidak benar," tegas Komang.

Dan terkait isu atau kabar miring itu, sambung Komang, tentu pasti selalu ada. "Kabar miring itu selalu ada, dan mungkin itu semua lantaran belum sempurnanya pengawasan dari kami," tutup Komang. (Jefri)