Metropolis

Pemko Dumai Terima Bantuan 300 APD dari BNI

DUMAI, RIAULINK.COM - Wali Kota Dumai, Paisal terima bantuan alat pelindung diri (APD) Santi Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang (KC) Kota Dumai, di halaman depan posko Satgas Covid-19 Kota Dumai, Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Dumai Timur, Jumat (5/3/2021).

Penyerahan 300 APD itu dilakukan langsung oleh Kepala BNI KC Dumai, Yahya Mawardi kepada Wali Kota Dumai.

Sebagai upaya membantu pemerintah khususnya tenaga kesehatan dalam menanggulangi Pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia khususnya Kota Dumai.

Pada sambutannya Paisal mengucapkan terimakasih kepada BNI Dumai yang ikut membantu pemerintah dalam menghadapi wabah pandemi di Bumi Melayu ini.  

Tak lupa ia juga menekankan kepada bank tersebut termasuk bank lainnya agar tetap mengedepankan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam melakukan pelayanan publik.

"Alhamdulillah pada hari ini (Jumat) BNI Dumai kembali memberikan bantuan yang kali ini berupa APD kepada tenaga medis di Kota Dumai sebagaimana standar kebutuhan yang digunakan pihak RSUD dan Puskesmas di Dumai,"ungkap Paisal.

Setelah sebelumnya, Pemko Dumai juga telah menerima bantuan berupa sembako secara simbolis sebanyak 150 paket yang ditujukan kepada masyarakat khususnya terdampak ekonomi akibat pandemi pada 5 Mei 2020 tahun lalu.

"Selaku pemerintah kami mengucapkan terimakasih banyak bentuk partisipasi dan dukungannya kepada pemerintah dalam memerangi Covid-19 ini. InsyaAllah bantuan yang diberikan ini bisa dirasakan langsung penerimanya,"ucap dia.

"Dan kita berharap kepada semua stakeholder terus bersama-sama bergoton-groyong agar dapat mengatasi Covid-19 sehingga efeknya bisa segera hilang,"sebut Paisal mengakhiri.

Di kesempatan yang sama, Kepala BNI KC Dumai, Yahya Mawardi mengatakan jika penyaluran APD ini dimaksudkan agar petugas di garis terdepan penanganan Covid-19 mendapat perlindungan maksimal.

“Bantuan yang diberikan ini merupakan wujud bentuk kepedulian bersama antara BNI dengan dunia kesehatan, khususnya segenap staf dan karyawan RSUD dan puskesmas. Apa yang kami lakukan ini juga untuk  membantu masyarakat dan pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19,”ujar Yahya

Diharapkan menjadi semangat dan membantu para tenaga medis agar terhindar dari covid-19, karena mereka memang langsung bersinggungan dengan pasien positif penyakit yang belum ditemukan antivirusnya.

"Dengan bantuan itu, kami berharap tenaga medis lebih dapat terlindungi dan mendapatkan rasa aman selama menangani pasien,”tutup dia.(kll)