Pendidikan

Ratapan Anak-anak Nerlang: 'Kapan Kami Punya Kelas Baru?'

MERANTI, RIAULINK.COM - Murid-murid didaerah terisolir Pedalaman Nerlang (SD Negeri 07 Lokal Jauh Nerlang,red), Desa Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau menginginkan Kelas yang bagus.

Sebelumnya, Wartawan Riaulink.com, pada Kamis, (18/02/2021) lalu melihat langsung Bangunan yang tak layak digunakan tersebut merupakan Hasil Gotong royong atau pembangunan yang dilakukan orang tua dari anak pendalaman suku Akit ini.

Bahkan, jika hujan anak-anak Nerlang yang memiliki jiwa Pendidikan dalam menuntut ilmu yang begitu tinggi harus menahan diri untuk belajar. Pasalnya, Bangunan terbuat dari papan dan atau rumbia tersebut sudah mulai lapuk dan bocor.

"Pak Bupati, Pak Dewan dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kapan kami memiliki bangunan yang layak kami gunakan untuk menuntut ilmu. Apakah kami masih harus menunggu dan menunggu lagi, " kata salah seorang Murid. Yang duduk di bangku Kelas 2 bersama rekannya saat diwawancarai Wartawan.

Disampaikan anak lelaki berkulit hitam ini kalau dirinya bersama yang lain (Teman-tema nya) memiliki semangat yang tinggi untuk belajar, bahkan dirinya sudah mulai mengenali berbagai bentuk pelajaran yang diberikan oleh guru.

"Kami sama dengan anak-anak yang lain pak, kami juga memiliki cita-cita dan kami juga mencintai Indonesia. Tolong berikanlah kami bangunan-bangunan yang layak agar kami bisa menuntut ilmu untuk melanjutkan cita-cita yang kami inginkan," tambahnya.

Sebelumnya, dari Aliansi Melayu Tionghoa (AMT) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau akan mencarikan solusi untuk 
anak-anak didaerah terisolir Pedalaman Nerlang (SD Negeri 07 Lokal Jauh Nerlang,red), Desa Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebingtinggi Timur.

Pantauan Wartawan Riaulink.com, Kamis (18/02/2021) siang, dengan mengunakan Pompong dari Selatpanjang menuju daerah 
terisolir Pedalaman Nerlang hampir memakan waktu lebih kurang 2 jam untuk mencapai ke lokasi Suku Akit. 

Ditempat itu, Hanisyah Pitri yang merupakan Guru relawan dari Medan ini mengucapkan ribuan terimakasih atas kunjungan dari AMT dan RBII. 

"Kami dari pihak Sekolah Lokal Jauh Nerlang desa Sungai Tohor Barat mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas apa yang dilakukan kedua organisasi ini kepada kami dan balasan giat ini hanya Allah yang dapat membalasnya," katanya.(Aldo)