Metropolis

Siak Kini Punya Pengolahan Air Secara Indoor, Kapasitas 20 Liter Per Detik

SIAK, RIAULINK.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyerahkan bangunan infrastruktur berupa Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) berskala Ibukota Kecamatan (IKK) dengan sistem indoor atau dalam ruangan kepada pemerintah Kabupaten Siak, Rabu (24/2/2021).

SPAM IKK Indoor itu memiliki kapasitas 20 liter per detik, mampu melayani lima daerah di Kecamatan Siak yakni Kelurahan Kampung Rempak, Kelurahan Kampung Dalam, Kampung Rawang Air Putih, Kampung Langkai dan Kampung Buantan Besar.

Penyerahan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Siak Alfedri dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Riau Kementerian PUPR Ichwanul Ihsan didampingi oleh Direktur Pendanaan Pembangunan Daerah Bapennas RI Erwin Dimas dan Anggota Komisi V DPR RI Dapil Riau 2 Syahrul Aidi Maazat. 

Kepala BPPW Riau Kementerian PUPR, Ichwanul Ihsan mengatakan pembangunan SPAM IKK itu hasil kolaborasi dengan pemerintah daerah pada 2020 dan rampung 2021 ini. 

"Ini sharing budget. Dari APBN Rp20,8 miliar sementara dari APBD Siak Rp7,5 miliar," katanya usai menghadiri acara peresmian dan serah terima SPAM IKK di Siak.

Dijelaskannya, keunggulan sistem pengelolaan air secara indoor adalah memudahkan mengontrol data secara detil dalam pengolahan air minum yang menggunakan Supervisory Control And Data Acquisition (SCADA). 

"Kalau kekurangan alum, kekurangan kaporit bisa terdeteksi secara komputerisasi. Kita bisa cek untuk sekarang PH air per hari sudah 7,2. Artinya itu sudah sangat layak," paparnya. 

Hal lain yang membanggakan, kata Ichwanul, ternyata bangunan SPAM IKK Siak baru pertama di Indonesia yang administrasi izinnya selesai bersamaan dengan fisik bangunannya. 

"Saya dapat kabar kalau SPAM IKK Siak ini baru pertama di Indonesia selesai fisik selesai juga administrasinya. Satu paket," katanya.

Bupati Siak Alfedri mengatakan instalasi pengolahan air secara indoor itu baru ada dua di Provinsi Riau. Pertama ada di Kabupaten Kampar dan kedua di Siak.

Alfedri juga mengatakan Pemkab Siak telah menghibahkan lahan seluas 1,005 hektare untuk pembangunan infrastruktur tersebut.

"Siak juga berkontribusi untuk membangun jaringan perpipaannya sebesar Rp7,5 miliar dan tahun 2020," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Permukiman (PU Tarukim) Siak, Irving Kahar mengatakan setelah beroperasi, SPAM IKK Indoor ini diharapkan nantinya dapat menyuplai kebutuhan air bersih untuk lima daerah di wilayah kecamatan Siak, terutama ke Markas Kodim yang baru dibangun di Kampung Rawang Air Putih. 

"Selain itu, IPA Indoor ini juga dapat menambah debit air yang ada di Kampung Suak Lanjut juga," kata Irving.

Dikatakan Irving, sebelum adanya pembangunan IPA Indoor ini Pemkab Siak sudah memiliki rencana induk pengolahan air yang diajukan sejak tahun 2018.

"Kita sangat berterima kasih kepada Kementerian PUPR karena memang infrastruktur ini merupakan hak dasar kebutuhan masyarakat. Hal ini juga tidak terlepas arahan bapak Bupati kepada kami Dinas PU Tarukim bagaimana untuk memenuhi target 100-0-100 program Presiden Jokowi, dan saat ini Kabupaten Siak sudah 75,6 persen, sementara target nasional tahun ini 72 persen dan kita sudah di atas rata-rata nasional. Mudah-mudahan 2024 akses air minum yang diharapkan pemerintah pusat bisa kita capai 100 persen," tutup Irving. (Wahyu)