Hukrim

Pemilik dan Pemain Biliard Diangkut Polisi di Meranti

MERANTI, RIAULINK.COM - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Meranti berhasil menggangkut setidaknya 3 orang terduga pelaku Perjudian dengan modus bermain Billiard. Rabu, (27/01/2021) sekitar pukul 18:00 WIB.

Pengungkapan ini dibenarkan oleh Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK kepada Wartawan Riaulink.com, Kamis (28/01/2021) pagi lewat pesan WhatsApp.

Dikatakan Eko Wimpiyanto, tiga orang terduga Pelaku berinisial GK (47) warga jalan Bihun RT 002/ RW 002 Kelurahan Selatpanjang Selatan, ES (61) warga warga jalan Bihun, Kelurahan Selatpanjang Selatan dan Jn alias Ati (33) warga jalan Inpres Kelurahan Selatpanjang Timur ditangkap oleh tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kepulauan Meranti.

Dengan Dasar Laporan Polisi nomor : LP. A/ 14 / I / 2021 / Riau / Res. Kep. Meranti / SPKT, tanggal 27 Januari 2021. Dikatakan Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK kalau ketiga terduga pelaku yang diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) jalan Bihun Kelurahan Selatpanjang Selatan, dikenakan Pasal 303 ayat 1 dan 2  jo 303 bis KUHPidana.

Berdasarkan kronologis yang diceritakan Kapolres Meranti kepada Riaulink.com, pada hari Rabu tanggal 27 Januari 2021 sekira Pukul 16.00 WIB, Pelapor sedang duduk ngopi ditempat Coffe House tepatnya di jalan Ibrahim. 

Selanjutnya, pelapor mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi Permainan Judi Jenis Billiard yang bertempat di sebuah Rumah yang terletak di jalan Bihun Kelurahan Selatpanjang Selatan, yang diduga dilakukan oleh  GK sebagai Pemilik Bangunan.

"Tim melakukan pengembangan dan mendalami atas informasi yang diperoleh. Ternyata, informasi tersebut benar ada bangunan tersebut merupakan tempat permainan biliard yang sering di gunakan sebagai sarana perjudian," kata Kapolres Meranti AKBP Eko Wimpiyanto SIK.

Selain itu, Kapolres juga menjelaskan di dalam menjalankan permainan judi penyelenggara menyediakan sarana permainan billiard dan menyediakan kartu-kartu dengan simbol angka tertentu yang dapat di peroleh para pemain dengan menukarkannya kepada penyelenggara/ bandar dengan sejumlah uang dan di akhir permainan kartu - kartu tersebut dapat ditukarkan kembali kepada penyelenggara/ bandar dengan sejumlah uang sesuai kartu yang dimiliki pemain.

"Anggota dari tim Opsnal Sat Reskrim Polres Meranti menemukan ketiga terduga pelaku  yang sesang bermain Judi Jenis Billiard. Selanjutnya, mereka dibawa ke Mapolres Meranti guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Adapun Barang Bukti (BB) yang ikut diamankan oleh Aparat yakni, 1 Buah Papan Tulis Hitungan Marka, 18 bola, 16  bola angka, 2 bola putih, 16 buah Kancin yang bertuliskan angka, 3 buah Stik Billiard, 1 buah segitiga penyusun bola billiard, 39 buah kartu penukaran uang dengan rincian :
- 21  lembar uang penukaran Rp.10.000, dan
- 7 lembar uang penukaran Rp.5000.  (Aldo)