Metropolis

Bukti Alfedri Tak Lemah Loby Pusat, Siak Banyak Dapat Bantuan DAK di Disdikbud Tahun 2020

SIAK, RIAULINK.COM - Siapa bilang Bupati Siak Alfedri tidak pandai merayu pusat? Buktinya, selain mendapat dana pusat berlimpah di Dinas PU Tarukim, untuk SD dan SMP di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak 2020 juga mendapat DAK sebesar Rp35 miliar lebih.

Kepala Disdikbud Siak H Lukman melalui Kepala Bidang SMP Fakhrurrozi mengatakan, untuk bidang SMP saja Siak mendapat DAK sebesar Rp21 miliar lebih. Anggaran itu telah dipergunakan sebagaimana peruntukannya.

"Alhamdulillah, progres penggunaan anggaran itu tercapai 100 persen. Sejumlah sekolah tingkat SMP sudah direhab," kata Fakhrurrozi, Kamis (21/1/2021).

Rozi menguraikan, anggaran itu telah digunakan untuk merehabilitasi sebanyak 55 ruang kelas beserta perabotnya. Dari 55 ruang kelas itu terdiri dari 11 sekolah. Kegiatan ini sudah rampung menjelang 31 Desember 2020 kemarin dan sudah dapat dinikmati siswa dan guru. 

Kemudian anggaran juga digunakan untuk merehabilitasi ruang laboratorium IPA beserta perabotnya. Untuk rehabilitasi ini sedikitnya ada 8 sekolah yang mendapatkannya. Ada lagi penggunaannya untuk merehabilitasi ruang laboratorium komputer beserta perabotnya.

"Setidaknya ada 2 sekolah yang kita rehab ruang obor komputernya dan perabotnya," kata dia.

Anggaran itu juga digunakan untuk merehabilitasi ruang perpustakaan beserta perabotnya untuk 5 sekolah. Kemudian merehabilitasi ruang guru beserta perabotnya untuk 7 sekolah.

"Ada jamban untuk siswa di sekolah yang tidak layak, dan kita sudah merehabilitasinya beserta sanitasinya. Ada 1 sekolah yang mendapatkan program ini dari DAK kita," kata dia.

Pihaknya juga menggunakan anggaran itu untuk membangun laboratorium IPA beserta perabotnya. Sedikitnya ada 4 sekolah yang dapat dibangun labor IPA berserta perabotannya. Pihaknya juga telah membangun ruang perpustakaan beserta perabotnya untuk 4 sekolah lainnya. 

"Selain itu kami juga melakukan Pembangunan jamban siswa beserta sanitasinya untuk 6 sekolah, Pembangunan labor Komputer beserta perabotnya untuk 10 sekolah, Pengadaan peralatan labor Komputer untuk 4 sekolah dan Pengadaan peralatan PJOK untuk 9 sekolah," kata Rozi.

Dari anggaran itu, kata Rozi, sedikitnya ada 29 SMP yang menerima DAK 2020. Di kecamatan Sungai Apit 1 sekolah, Pusako 1 sekolah, Sabak Auh 2 sekolah, Bungaraya 2 sekolah, Siak 2 sekolah, Mempura 1 sekolah,  Dayun 2 sekolah, Kerinci Kanan  2 sekolah, Sungai Mandau 1 sekolah, Tualang 6 sekolah, Minas 5 sekolah dan Kandis 4 sekolah. 

"Alhamdulilah, progres pekerjaannya tercapai sesuai dengan mutu yang diharapkan," kata dia.

Pada 2021 ini, bupati Siak juga kembali mengusulkan proposal untuk DAK kepada pemerintah pusat. Meskipun ada kekhawatiran bahwa jumlah anggaran yang akan diterima tidaklah sebanyak tahun 2020. Karena pemerintah lebih mengatamakan program penanggulangan COVID-19.

Sementara itu pada Bidang SD Disdikbud Siak mendapatkan anggaran DAK 2020 sebanyak Rp14,1 miliar lebih. Kepala Bidang SD Supriyadi mengatakan anggaran itu telah dipergunakan sesuai kebutuhan. Seperti pembangunan toilet beserta sanitasinya untuk 20 sekolah. Masing-masing sekolah dianggarkan sebanyak Rp170.845.000.

Kemudian juga dilakukan Pembangunan Ruang perpustakaan beserta perabotnya untuk 11 sekolah. Masing-masing sekolah mendapat anggaran Rp275.176.000.

Kemudian pihaknya juga melakukan pembangunan Ruang guru beserta perabotnya untuk 15 sekolah. Anggaran untuk masing-masing sekolah sebesar Rp296.276.000.
 
"Dengan anggaran itu kami juga membangun ruang pusat sumber pendidikan inklusif perabot untuk 8 sekolah. Masing-masing sebesar Rp208.560.000. kemudian adalagi pembangunan Ruang Laboratorium Komputer dan perabot untuk 3 sekolah, dengan anggaran Rp315.167.270 masing-masing sekolah," kata dia. (Wahyu)