Sosial

Kisah Aida, Jualan Keliling Gantikan Tugas Almarhum Suami Nafkahi Keluarga

MERANTIRIAULINK.COM - Wanita Tua berumur 53 tahun yang memiliki jiwa tanggungjawab untuk menafkahi keluarga kecilnya itu tidak pernah putus asa. Walaupun, dengan menjual Kue dan Sayuran di kampung dirinya tinggal dengan mengunakan sepeda tetangga tidak membuat dirinya patah semangat.

Diketahui Wartawan, Aida warga Jalan Bahagia, Lalang, Desa Tanjung Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti harus menggantikan posisi suaminya yang sudah tiada (Meninggal,red) untuk melanjutkan hidupnya dengan cara jualan Kue dan Sayuran.

Sebelum mendapatkan Sepeda Baru dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kepulauan Meranti, Aida setiap harinya harus meminjam Sepeda tetangga untuk mengelilingi tempat tinggal untuk jualan.

Dengan menerima upah, serta kue dari hasil yang dibuat dan meraup pundi-pundi rupiah bertambahlah pendapatan Aida
dengan perkiraan Rp40 ribu perharinya, namun jika sepi pembeli, tidak lebih dari Rp30 ribu pendapatan yang ia dapatkan.

"Suami saya sudah lama meninggal, dan  sejak itulah saya ingin meningkatkan kesejahteraan keluarga kecil saya dengan berjualan sayur dan kue keliling dari desa tempat tinggal saya , Lalang, Desa Tanjung hingga ke desa lainnya," kata Aida.

Diakui dia, dalam berjualan dia memiliki keterbatasan transportasi ia harus meminjam sepeda tetangga untuk berjualan sayur dan kue keliling. 

"Keterbatasan dan kesusahan yang saya hadapi tidaklah sampai membuat putus asa dan mengharapkan belas kasih orang lain. Saya terus berusaha, selain kue buatan sendiri, saya juga menjual kue yang dititipkan kepada saya," terangnya.

Selang beberapa waktu, Aida dikejutkan dengan Sepeda Baru yang diterima dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kepulauan Meranti dan sepeda itu langsung diantarkan oleh ketua Baznas, Sunarto belum lama ini.

"Alhamdulillah, saya tidak risau lagi waktu untuk berjualan dan saya tidak meminjam lagi sepeda tetangga. Ini semuanya berkat doa dan kesabaran saya dalam mencari Rezki. Saya ucapkan terima kasih kepada Tetangga saya (Pemilik Sepeda,red) dan kepada Baznas Meranti yang telah memberikan sepeda untuk saya," ucapnya.

Sementara itu ketua Baznas Kepulauan Meranti, Sunarto mengatakan dengan adanya bantuan sepeda itu, dia berharap Aida bisa mencari rezeki dan mencukupi kebutuhan keluarganya.

"Dengan adanya bantuan itu kita mengharapkan ibu Aida bisa meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan bantuan ini bisa segera beliau manfaatkan," ujarnya.

Ditambahkan Sunarto kalau Baznas juga ikut bertanggungjawab menuntaskan kemiskinan bersama pemerintah. Dimana diketahui, program yang diluncurkan oleh Baznas sangat banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan.

"Baznas itu punya tanggung jawab 1 persen untuk mengentaskan kemiskinan. Kita punya tanggung jawab untuk itu dan bergerak bersama-sama pemerintah, baik itu provinsi maupun kabupaten. Karenanya kami mohon dukungan dari pemerintah daerah untuk bagaimana program-program ini yang memang langsung menyentuh terhadap masyarakat yang ekonominya rendah," kata Sunarto.

Sunarto juga mengatakan jika pihaknya hampir setiap hari menyalurkan bantuan kepada para masyarakat miskin dan kurang mampu melalui beberapa program andalan Baznas yang telah dicanangkan sejak dulu.

"Baznas Kepulauan Meranti hampir setiap hari menyalurkan bantuan melalui beberapa program. Mulai dari program Meranti Sehat, Meranti Makmur dan lainnya. Dan kami punya SOP tentang siapa yang berhak untuk menerima. Dimana kita tidak langsung menyalurkan, melainkan ada semacam survei yang kita lakukan dan baru dieksekusi," terangnya. (Aldo)