Sosial

Lima Pengurus Ranting Pemuda Pancasila di Dumai Timur Resmi Dilantik

Keterangan foto : Ketua PAC PP Kecamatan Dumai Timur, Ahmad Dahlan menyerahkan bendera petaka kepada salah satu ketua pengurus ranting di Dumai Timur, secara simbolis.(adm)

DUMAI, RIAULINK.COM -Ketua  Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Dumai Timur, Ahmad Dahlan melantik lima kepengurusan ranting PP se Kecamatan Dumai Timur masa bakti 2021-2024 di lantai 12 Hotel The Zuri Dumai, belum lama ini.

Kelima kepengurusan ranting di Dumai Timur tersebut di antaranya Ranting Jayamukti, Teluk Binjai, Buluh Kasap, Bukit Batrem dan Tanjung Palas.

Dalam sambutannya, Ahmad Dahlan 
menyampaikan dengan adanya pelantikan ini, dirinya berharap ke depannya para kader PP bisa memberikan warna kepada Pemerintah Kota Dumai dan mampu meningkatkan kualitas lebih baik lagi.

Menurut dia sebagai kader PP, dirinya meminta agar para pengurus di lima ranting itu untuk tidak berhenti menjalankan program-prigram yang menyentuh masyarakat

"Kader Pemuda Pancasila sejatinya harus bisa membuktikan bahwasanya kita bisa berbaur kepada  masyarakat,"pintanya tegas.

Bagi dia, sebagai seorang kader PP, ada tiga hal yang harus dipegang teguh, pertama, memiliki intelektual quality (IQ) yang cerdas.

"Sebab para kader harus memiliki ilmu dan wawasan yang luas. Termasuk dalam berorganisasi, para kader harus bisa menjalankan roda organisasi dengan baik dan benar, dan itu bisa berjalan apabila kader tersebut memang memiliki intelektual,"ucap Amdal sapaan akrabnya.

Kedua, emotional quality (EQ), maksudnya setiap kader harus mampu menjaga emosional dengan baik agar bisa menjalani hubungan baik dengan pihak di luar organisasi Pemuda Pancasila.

Ketiga spiritual quality (SQ), apapun ceritanya kita tidak bisa meninggalkan Tuhan karena Tuhan adalah sumber segala hal.

"Ada 3 hal juga yang harus dihindarkan kader Pemuda Pancasila yaitu intelektual yang rendah, financial atau tidak mampu mencari financial untuk organisasi dan tidak ada spiritual quality (SQ). Yang artinya jika kader-kader Pemuda Pancasila tidak ada Tuhan di hatinya maka timbullah dengki, suudzon, zalim, berkhianat dan lain sebagainya,"ungkapnya.

Terakhir dikatakan dia, Pemuda Pancasila harus mampu menjawab tantangan ke depan. 

"Termasuk memiliki peran, bisa berkolaborasi dengan pemerintahnya agar bisa bersinergi,"pungkasnya.(kll)