Hukrim

Diduga Lakukan Pencabulan, Seorang Pria di Pekanbaru Diamankan

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Berkedok penyediaan jasa pijat refleksi dan pengobatan tradisional, pelaku diduga cabuli pelanggannya hingga berulang kali.

Korban merupakan anak laki - laki yang masih duduk di bangku Sekolah 
Menengah Pertama (SMP).

Berdasarkan dari laporan korban, akhirnya pelaku A berusia 47 tahun berhasil di bekuk petugas Kepolisian Sektor Tenayan Raya pada Senin (11/1/2021) lalu di Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat.

"Pelaku berhasil dibekuk setelah diduga melakukan pencabulan terhadap korban yang merupakan anak laki - laki," ujar Kapolsek Tenayan Raya, AKP Manapar Situmeang, Jumat (15/1/2021).

Tindakan bejat itu dilakukan bermula saat ibu korban membawa korban kepada pelaku untuk diobati, karena korban mengalami sakit dibagian dada.

"Namun bukan pengobatan yang dilakukan pelaku, melainkan tindakan dugaan pencabulan hingga berulangkali," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku,ia mengaku sudah melakukan dugaan pencabulan sebanyak 10 kali didua lokasi.

"Pada lokasi pertama didaerah Kecamatan Tenayan Raya, dan yang kedua di Payakumbuh," ungkapnya.

Terhadap petugas, ia mengaku pernah mengalami pelecehan seksual pada saat duduk dibangku sekolah dasar.

"Atas perbuatan pelaku, ia diancam pasal 82 ayat 1 UUD RI No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (WAN)