Nasional

Polda Lampung Dampingi Psikologis Keluarga Korban Sriwijaya Air, Ini Kata Kombes Zahwani

Kombes Zahwani Pandra Arsyad bersama Tim Polda Lampung memberikan pendampingan pada keluarga korban

BANDAR LAMPUNG, RIAULINK.COM – Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Lampung dan DVI Biddokes Polda Lampung memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air. 

Hal ini dilakukan dengan menyambangi kediaman ketiga keluarga korban di Tiyuh (Desa) Toto Makmur Kecamatan Batuputih, Tulangbawang Barat, Senin (11/1/2021). 
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyebut pendampingan ini pertolongan pertama psikologis kepada keluarga korban. 

"Psychology First Aid atau PFA ini dilakukan dengan hadir mendampingi keluarga korban baik secara fisik maupun psikologis," kata Pandra –sapaan akrabnya, di lokasi. 
Pendampingan dilakukan terhadap keluarga Sugino Effendi, Pipit Piyono, dan Yohanes, ketiga korban yang ikut di penerbangan Sriwijaya Air.

Pandra berharap pendampingan ini mampu memfasilitasi keluarga korban dalam menghadapi kecemasan yang mungkin muncul.

Diketahui, mereka saat ini masih menunggu kejelasan informasi keluarganya yang hilang dalam insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut. 

Ketua Tim Trauma Healing Biro SDM Polda Lampung, AKBP Yuni, mengungkapkan pendampingan dilakukan dengan berkomunikasi secara langsung melalu proses konseling untuk memfasilitasi reaksi emosional. 

"Seperti ungkapan rasa sedih, cemas, marah, dan penuh harap dari keluarga kondisi anggota keluarganya yang hilang," kata Yuni. 
Layanan dukungan psikososial ini diharapkan bisa mengurangi beban psikologis keluarga korban agar bisa terus bersabar. 

"Dan tetap berdoa terbaik seraya mempersiapkan kondisi psikologis keluarga korban untuk menghadapi kemungkinan terburuk," pungkas Yuni. (Rilis/Aldo)