Hukrim

Kejari Inhu Terima Berkas Dugaan Pelanggaran Pilkada, Kades Talang Jerinjing Terancam Dibui 

INHU, RIAULINK.COM - Setelah dinyatakan P21 (lengkap-red), Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, limpahkan berkas perkara dugaan tindak pidana Pilkada ke Kejari Inhu.

Pelimpahan berkas perkara dan tersangka atas nama, Edi Priyanto itu, diterima lansung Plt Kajari Inhu, Furkon Syah Lubis, melalui Kasi Pidum (Tindak Pidana Umum), Yulianto Aribowo, Kamis (19/11/2020) siang sekira pukul 14.00 WIB.

Yang mana, Edi Priyanto yang merupakan Kepala Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat tersebut, diduga melakukan tindak pidana Pilkada atas vidio deklarasi dukungan kepada salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhu.

"Benar, berkas perkara sudah P21 dan telah kita terima dari Sentra Gakkumdu. Selanjutnya akan kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Rengat untuk disidangkan," ujar Aribowo.

Tersangka dijerat UU Nomor 10 Tahun 2016 jo UU Nomor 1 Tahun 2015 Pasal188, setiap pejabat negara, ASN, Kepala Desa atau sebutan lainnya yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71.

Yaitu, dipidana dengan pidana penjara paling paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp6.000.000,00 (enam juta rupiah), singkat Bowo.

Sebagai mana diberitakan sebelumnya, Edi Priyanto yang merupakan Kades Talang Jerinjing itu, dilaporkan ke Bawaslu Inhu oleh tim pemenangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Inhu, Nomor Urut 4, Irjen Pol (P) H Wahyu Adi - Hj Supriati.

Edi Priyanto dinilai telah melakukan tindak pidana Pilkada dengan mendeklarasikan dukungan terhadap Paslon Bupati dan Wakil Bupati Inhu Nomor Urut 2 bersama salah satu ormas yang terekam dalam video berdurasi 35 detik.

Laporan terhadap Edi Priyanto tersebut, tercatat di Bawaslu Inhu tertanggal 20 Oktober 2020, dengan nomor laporan: 002/PL/PB/KAB/04.05/X/2020. (Jefri)