Hukrim

Dua Kasus Narkoba di Inhil, Satu Paket Akan Dikirim ke Napi di Lapas Palembang

INHIL, RIAULINK.COM - Polres Inhil gelar Press Release Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis sabu, ekstasi dan happy five, Rabu (18/11/2020) di Aula Rekonfu Mapolres Inhil.

Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan menyebut bahwa ada dua kasus narkotika yang diungkap dalam Press Release tersebut.

"TP Narkotika pertama terjadi di Perairan Pulau Burung sementara TP Narkotika kedua terjadi di wilayah hukum Polsek Keritang," sebutnya

Kapolres menjelaskan bahwa pada Kasus TP Narkotika yang terjadi di Perairan Pulau Burung, Polres Inhil berhasil mengamankan 2 orang pelaku berinisial HS (31) Warga Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman dan AWU (49), warga Lampung.

"Dari Hasil penyelidikan terhadap HS dan AWU diperoleh bahwa BB Narkotika berupa 6 paket sabu seberat 229,18 garam, 3019 Butir Pil Ekstasi seberat 1.115,41 gram, 1 bungkus serbuk pil Ekstasi seberat 209,75 gram serta 400 butir pil merk Erimin 5 seberat 118,08 gram diperoleh dari BJ Warganegara Malaysia dan akan diberikan kepada AS (47) yang mana saat ini merupakan napi di Lapas kelas I Palembang," jelasnya.

Lanjutnya, Kapolres Inhil menyebut bahwa penangkapan terhadap pelaku TP Narkotika di Perairan Pulau Burung dilakukan oleh Sat Polair Polres Inhil dan dilakukan pengembangan oleh Sat Narkoba Polres Inhil.

"Selain mengamankan kedua pelaku beserta BB Narkotika jenis sabu, Ekstasi dan Happy five. Polres Inhil juga mengamankan BB berupa 1 unit HP merk Vivo dari Pelaku HS, uang tunai 1,4 juta rupiah dan 4 unit HP dari pelaku AWU," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres Inhil menjelaskan bahwa Kasus TP Narkotika kedua terjadi di wilayah hukum Polsek Keritang, Polres Inhil berhasil mengamankan 2 orang pelaku berinisial D (25) warga Kotabaru dan AS (26) yang juga merupakan warga Kotabaru - Reteh.

"Dari kedua pelaku diamankan BB Narkotika berupa 5 paket sabu seberat 24,8 gram, 6 paket sabu seberat 526 gram serta BB lain berupa 3 unit HP berbagai merk, serta 1 unit timbangan digital," Jelasnya.

Terakhir, Kapolres Inhil menyebut bahwa Pelaku TP Narkotika yang di tangkap di perairan Pulau burung pada (11/11/2020) diancam hukuman 5 tahun samapai 20 tahun. Sementara Pelaku TP Narkotika yang di tangkap diwilayah polsek Keritang pada (13/11/2020) juga diancam hukuman 5 tahun sampai 20 tahun, seumur hidup atau hukuman mati.

Sebagai informasi, dari Kedua kasus TP Narkotika tersebut Polres Inhil berhasil mengamankan BB Sabu sebanyak 849,98 gram, BB Ekstasi sebanyak 1.325,16 gram sementara BB Psikotropika 40 Keping Pil Merk ERIMIN5 yang berjumlah 400 butir dengan berat kotor 118,08 Gram. (Jb)