Politik

Eko Suhardjo : Kita Hormati Proses Hukum yang Berjalan

Keterangan foto : Calon Wakil Wali Kota Dumai nomor urut dua, Eko Suhardjo dalam konferensi persnya dengan wartawan

DUMAI, RIAULINK.COM - Calon Wali Kota Dumai, Eko Suhardjo menghormati dan mematuhi proses hukum pelanggaran pilkada yang disangkakan kepada dia.

Calon petahana nomor urut dua ini ditetapkan status tersangka sejak dikeluarkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) oleh Polres Dumai pada Senin, 19 Oktober 2020 kemarin.

Ia meminta kepada masyarakat Kota Dumai, khususnya simpatisan dan relawan, jangan membuat gaduh dan hal yang tidak kondusif 

"Saya akan tetap mengikuti dan menghormati proses hukum yang berjalan.  Insya Allah ini akan kita lewati dengan baik,”kata Eko kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

“Pada prinsipnya kami taat hukum dan mengikuti prosesnya dengan baik,” kata eko kembali menegaskan. 

Eko membantah jika dirinya tidak melibatkan ASN dalam kampanye. 

Khusus untuk jadwal roadshow kampanye, dirinya mendapatkan informasi dari tim koalisi. Jadi untuk urusan manajemen roadshow dikelola oleh tim koalisi.

"Setiap malam saya mendapatkan jadwal informasi roadshow untuk kampanye keesokan harinya termasuk di Jalan Nenas, Kelurahan STDI (Simpang Tetap Dahrul Ihsan),"ucap dia.

"Kemudian begitu sampai, langsung masuk ke acara. Dan di sana sudah ada Panwas dan dari kepolisian,”kata Eko menjelaskan kronologis kegiatan.

Apakah kegiatan tersebut atas permintaan atau merupakan jadwal dari tim, Eko mengatakan dalam situasi kampanye seperti sekarang ini ada banyak pihak yang ingin ketemu.

“Kemudian kita kemas dalam sebuah kampanye yang mengikuti aturan. Seperti harus di ruang tertutup, tidak boleh lebih dari 50 orang dan mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Kemudian para pihak mendatangi posko untuk dijadikan titik. Proses berjalan dengan mengajukan ijin ke gugus tugas Covid-19 dan Polres Dumai untuk selanjutnya diterbitkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP).

“Saat acara kami tidak ada diingatkan soal adanya ASN yang menjadi pembawa acara maupun yang hadir di acara tersebut. Sehingga acara berjalan seperti biasa hingga tuntas” katanya lagi.

Tentang langkah lanjut, Eko mengemukakan bahwa tim koalisi Eko Suharjo – Syarifah memiliki divisi advokasi. Mereka yang nantinya akan melakukan komunikasi. 

“Intinya, kembali saya tegaskan bahwa saya taat hukum dan mematuhi proses yang berjalan. Dan alhamdulillah hari ini dari DPD Partai Demokrat Provinsi Riau juga turun ke Dumai untuk memantau jalannya proses hukum dan memberikan masukan-masukan,” kata Eko. (Kll)