Metropolis

Ketua PP Siak Tegaskan Kostum Organisasi Bukan Sumbangan Alfedri

SIAK, RIAULINK.COM - Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Siak Dedi Kusnedi alias Dedi Boxer mengklarifikasi pemberitaan media massa terkait Alfedri menyumbangkan seragam PP untuk anggota baru, yang terbit Selasa (6/10/2020). Ia menegaskan, ada kesalahan tulis atau kesalahan narasi dipemberitaan media massa, yang dapat merugikan pihaknya dan Alfedri secara pribadi.

"Kami tegaskan kembali, seragam baru PP itu bukan sumbangan Ketua MPO Pemuda Pancasila Alfedri. Itu saya sendiri yang membeli, sedangkan Ketua MPO hanya memakaikan kepada salah seorang kader kami. Ini acara internal kami," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

Dedi juga menegaskan, dana pembelian baju tersebut berasal dari uang pribadinya. Sebab, ia menginginkan kader atau anggota baru PP memiliki baju yang baru.

"Karena Pak Alfedri adalah Ketua MPO kami maka kami meminta Pak Alfedri hadir di sekretariat lalu memakaikan kepada salah satu kader. Ini sudah biasa di Pemuda Pancasila, menghormati senior dan memberikan kesempatan kepada senior," tegas Dedi.

Jumlah baju yang dibeli 1.120 pcs. Anggaran bisa dicek termasuk tempat pembelian. Ia tidak menyangka dengan adanya kesalahan tulis di media massa akan menjadi masalah.

"Padahal kegiatan kami bukanlah kegiatan politik. Kegiatan kami adalah kegiatan internal Pemuda Pancasila," kata dia.

Dedi menceritakan, ia awalnya ingin menyumbang dana kepada Alfedri sebesar Rp 140 juta. Sumbangan itu diperuntukkan untuk biaya operasional kampanye Alfedri, sebab Alfedri adalah calon bupati Siak. 

"Tetapi sumbangan itu ditolak atau tidak diterima Pak Alfedri. Beliau tahu saya kan belum lama menjabat di ketua PP ini. Lagian beliau tentu tahu aturan main di Pilkada ini, sehingga tidak menerima sumbangan saya," kata dia.

Karena tidak diterimanya sumbangan itu, akhirnya Dedi sebagai ketua menyumbang untuk organisasi yang dipimpinnya. Sumbangan itu dibelikan berupa seragam sebanyak 1.120 pcs yang diberikan kepada para kadernya.

"Pak Alfedri tidak menerima sumbangan saya, jadinya saya menyumbang kepada Pemuda Pancasila sebagai ketua ya wajarlah," kata dia.

Ia berharap, informasi internal Pemuda Pancasila tidak dipolitisasi. Apalagi Alfedri sendiri menjabat Ketua MPO PP kabupaten Siak. (Wahyu)