Ekonomi

Gratis, Open Traffic Pertama Tol Pekanbaru-Dumai

PEKANBARU, RIAULINK.COM - Setelah peresmian secara virtual oleh Presiden Jokowi dari Istana Bogor pada Jumat (25/9), penggunaan jalan tol Pekanbaru – Dumai resmi dibuka oleh Gubernur Riau – Drs. H. Syamsuar MSi pada Sabtu pagi hari (26/9).

Gubernur Riau Syamsuar penggunaan jalan tol baru ini masih digratiskan. Namun demikian, untuk dapat melintasi gerbang tol Pekanbaru – Dumai masyarakat harus menyiapkan uang elektronik, yang saat ini semakin banyak digunakan sebagai alat pembayaran yang aman, praktis dan efisien. Ada lima uang elektronik yang diterbitkan oleh perbankan yang dapat digunakan yaitu e-money (Mandiri), Tapcash (BNI), Brizzi (BRI), Flazz (BCA), dan e-money Bank Riau Kepri.

“Hari ini sudah mulai operasional Pekanbaru Dumai, gratis selama dua minggu. Walaupun sekarang gratis, namun tetap menggunakan kartu ada lima yaitu e-money (Mandiri), Tapcash (BNI), Brizzi (BRI), Flazz (BCA), dan e-money Bank Riau Kepri, “ kata gubri.

Dijelaskan Gubri, dua minggu kedepan bagian dari edukasi kepada masyarakat agar dapat menggunakan jalan tol aman dan lancar. Jalan tol ini digunakan dengan kecepatan paling tinggi 80 KM perjam. 

“Harapan kami masyarakat tertib menggunakan aset kebanggaan kita ini, karena ini tol pertama bagi masyarakat riau,’ ujar Gubri.

Kehadiran jalan tol Pekanbaru – Dumai diharapkan mampu memperlancar konektivitas antara Pekanbaru dan kota-kota lain di Riau dengan Kawasan Industri dan Pelabuhan Dumai, apalagi mengingat Pelabuhan Dumai merupakan pelabuhan utama bagi bagi kegiatan ekspor-impor ke negara tetangga dan negara lainnya dan akses ke/dari negara tetangga. Kehadiran jalan tol ini diharapkan juga mendorong arus wisatawan ke daerah pesisir, seperti Pulau Rupat.

Dari sisi investasi, konektivitas yang lebih lancar dan cepat akan semakin mendorong minat investor datang ke Riau yang saat ini menempati peringkat ke-5 nasional sebagai daerah tujuan investasi. 
Jalan Tol sepanjang 131,5 kilometer ini terbagi menjadi enam seksi: Seksi 1 adalah Pekanbaru – Minas sepanjang 9,5 km; Seksi 2 Minas – Kandis Selatan sepanjang 24,1 km; Seksi 3 Kandis Selatan – Kandis Utara sepanjang 16,9 km; kemudian Seksi 4 Kandis Utara – Duri Selatan sepanjang 26,25 km, dan Seksi 6 JC Duri – Dumai sepanjang 25,44 km.

Selain itu, jalan tol Pekanbaru – Dumai juga memiliki lima buah simpang susun dan lima buah terowongan gajah, karena jalan tol ini melintasi Kawasan Suaka Margasatwa Balai Raja dan Siak Kecil. Terowongan gajah dibangun di Seksi 4 Kandis Utara – Duri yang merupakan koridor perlintasan gajah Sumatera dengan jumlah populasi sekitar 50 ekor. ****