Ekonomi

Tol Pekanbaru - Dumai Mampu Dongkrak Pergerakan Ekonomi Daerah

Keterangan foto : foto bersama segenap Forkopimda Provinsi Riau dan Forkopimda Kota Dumai

DUMAI, RIAULINK.COM - Selain dapat meningkatkan perekonomian di Provinsi Riau, Gubernur Riau juga menginginkan agar jalan tol Pekanbaru-Dumai bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Dengan memanfaatkan lokasi tempat istirahat dan pelayanan (TIP) atau rest area sehingga para pelaku UMKM sehingga perekonomian bisa terdongkrak dari semua lapisan masyarakat.

Hal ini disampaikannya pada peresmian ruas jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Jumat (25/9/2020) kepada PT Hutama Karya (Persero) selaku penanggung jawab.

"Ini dilakukan untuk memperluas peluang lapangan kerja sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat,"kata mantan Bupati Siak dua periode ini memaparkan.

"Dengan adanya produk UMKM yang dikenalkan di beberapa titik ruas jalan tol, bisa mengenalkan produk lokal tak hanya daerah dan nasional saja melainkan mancanegara,"papar dia.

Belum lagi, jalan tol tersebut juga bisa dimanfaatkan bagi pembangunan kepariwisataan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Terutama pembangunan infrastruktur pulau terluar di area Pulau Rupat, yang kini sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).

Di kawasan tersebut, terdapat pantai pasir yang cukup indah sepanjang 24 kilometer dan langsung berhadapan dengan Selat Malaka.

"Kita berharap dukungan dari bapak presiden dan pak menteri untuk mendukung pembangunan infrastruktur di daerah pulau terluar itu,"ucap dia.

Apalagi saat ini di Dumai beroperasi penyeberangan Roro Dumai - Pulau Rupat yang dibangun oleh Pemprov Riau dan beroperasi setiap harinya.

Pelabuhan Roro tersebut juga akan dikembangkan sebagai pelabuhan penyeberangan Dumai -  Malaka, sebagai hasil kesepakatan kerjasama Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Dengan beroperasinya Jalan Tol Pekanbaru - Dumai ini, maka akan mampu memperlancar akses ke pelabuhan Dumai

"Yang pastinya akan memperlancar arus ekspor dan impor, dan semuanya bisa tersinkronisasi dengan UMKM, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah,"tukasnya. (Kll)