Ekonomi

APBD Perubahan Dumai 2020 Disepakati 1,4 Triliun

DUMAI, RIAULINK.COM - Pemerintah Kota Dumai bersama DPRD Kota Dumai menyepakati APBD Perubahan tahun anggaran (TA) 2020 sebesar Rp1.409.500.306.496,49

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) tahun 2020.

Dilakukan oleh Wali Kota Dumai, Zulkifli Adnan Singkah, Sekretaris Daerah Kota Dumai, Herdi Salioso dan ketiga pemimpin DPRD Kota Dumai, Agus Purwanto, Mawardi dan Bahari di gedung DPRD Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Senin, 21 September 2020 malam lalu.

Mengacu kepada ketentuan Permendagri nomor 13 tahun 2006, tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah sebegaimana telah diubah untuk kedua kalinya dengan Permendagri nomor 21 tahun 2011.

Serta Permendagri nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2020.

Dimana sebelumnya pihak eksekutif dan legislatif melakukan pembahasan secara maraton dengan tetap memperhatikan  protokol kesehatan.

Adapun ketetapan secara umum berisikan pendapatan, belanja, pembiayaan APBD Perubahan Kota Dumai sebesar Rp1.409.500.306.496,49 yang semula ditetapkan sebesar Rp1.396. 018.821.279,00.

Ternyata prediksi pendapatan daerah dalam KUPA dan PPAS perubahan APBD 2020 naik sebesar Rp13.481.485.217,49 atau 0,97 persen.

Dimulai dari komponen pendapatan daerah tersebut terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD) disepakati sebesar Rp335.378.618.821,49 naik sebesar Rp38.271.350.194,49 atau 12,88 persen dari semula ditetapkan sebesar Rp297.107.268.627,00.

Dana perimbangan sebesar Rp907.606.331.311,00 turun sebesar Rp68.268.221.341,00 atau 7,00 persen dari yang semula ditetapkan sebesar Rp975.874.552.652,00.

Untuk lain-lain pendapatan yang sah disepakati sebesar Rp166.515.356.364,00 naik sebesar Rp43.478.356.364,00 atau 35,34 persen dari yang semula ditetapkan sebesar Rp123.037.000.000,00.

Sedangkan prediksi belanja daerah Rp1.519.982.943.001,88 naik sebesar Rp. 85.711.850.005,88 atau 5,98 persen dari semula ditetapkan sebesar Rp1.434.271.092.996,00.

Untuk komponen belanja tersebut terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rpa753.347.323.907,88 naik sebesar Rp110.755.408.852,88 atau 17,24 persen dari yang semula ditetapkan sebesar Rp642.591.915.055,00

Sedangkan belanja langsung pada  perubahan APBD TA 2020 ternyata mengalami penurunan yakni sebesar Rp766.635.619.094,00 dari nilai anggaran Rp25.043.558.847,00 atau 3,16 persen dari yang semula ditetapkan sebesar Rp791.679.177.941,00.

Selanjutnya, dalam prediksi penerimaan pembiayaan daerah pada KUPA dan PPAS Perubahan APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2020 disepakati sebesar Rp151.195.171.725,69 naik sebesar Rp64.119.682.977,69 atau 73,64 persen dari yang semula ditetapkan sebesar Rp87.075.488.748,00.

Untuk APBDP 2020 ini tidak dianggarkan pengeluaran pembiayaan. 

Sedangkan sisa lebih pembiayaan anggaran disepakati sebesar  Rp40.712.535.220,30 turun sebesar Rp. 8.110.681.810,7 atau 16,6 persen dari yang semula ditetapkan sebesar Rp48.823.217.031,00.

Wako Dumai selaku Pemerintah Kota Dumai mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak sehingga disepakatinya APBDP 2020.

Terutama kepada Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) secara insentif sehingga terlaksananya  nota kesepakatan tersebut.

"Semoga dalam pelaksanaan pembangunan nantinya akan memberikan manfaat yang semakin besar untuk kemaslahatan masyarakat Kota Dumai,"ujarnya singkat. (Infotorial Diskominfo Kota Dumai)